Breaking News:

Mencurigakan, Uang Rp 1,2 M Habis Dipakai BPBD Siantar, Dewan Sebut Realisasinya Tidak Kelihatan

Anggota DPRD Siantar mencurigai penggunaan uang Rp 1,2 miliar yang sudah dihabiskan BPBD Siantar

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Pematangsiantar dengan BPBD Pematangsiantar di Kantor DPRD, Rabu (19/3/2021) sore.(TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR--Anggota Komisi III DPRD Siantar mencurigai penggunaan dana Rp 1,2 miliar yang dilakukan BPBD Siantar.

Adapun penggunaan dana itu alasannya untuk sosialisasi, komunikasi, dan edukasi bencana.

Namun, anggota DPRD Siantar sama sekali tidak melihat realisasi nyata pascapenggunaan anggaran tersebut.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang program BPBD Siantar Triwulan Pertama Tahun 2021, anggota DPRD dari PDI-P Astronout Nainggolan meminta penjelasan mengenai masalah itu. 

Baca juga: Longsor di Perumahan KSP Siantar Makin Luas, Warga Pergi Selamatkan Diri

"Anggaran sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi bencana nilainya Rp1,2 miliar. Tapi belum terserap dengan baik. Realisasinya belum terlihat. Bahkan ada lembur dalam kegiatan ini mencapai Rp 379 juta," ujar Astronout, Rabu (19/5/2021).

Astronout mempertanyakan mengapa BPBD Siantar menganggarkan biaya sosialisasi rawan bencana sampai ada anggaran lemburnya.

Ia mempertanyakan ada biaya per jenis bencana, sewa hotel, pemateri, tenaga ahli, dan sebagainya. 

"Ada Rp379 juta untuk lembur sosialisasi. Bayangan saya ini acara mengundang banyak orang. Terus ada lagi lembur-lembur lainnya, bisa Rp500 juta lebih uang lembur kalian ini sampai satu tahun," ujar Astronout dengan heran.

Baca juga: Jaksa Akhirnya Penjarakan Mantan Dirut PD PAUS Siantar yang Rugikan Negara Rp 200 Juta

Ia menyebut, mestinya BPBD Siantar membangun plang permanen tentang larangan mendirikan bangunan di lokasi bencana.

Mengundang media, developer perumahan, lurah dan camat untuk sosialisasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved