Breaking News:

Pekan Depan Naik, Ini Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi yang Baru

Tarif untuk Ruas Jalan Tol Medan-KuaIanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61 kilometer naik mulai Senin (24/5/2021) pukul 00.00 WIB.

Dok. Jasa Marga
Tarif baru Tol Medan-KuaIanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61 kilometer akan segera diberlakukan pada pekan depan, Senin (24/5/2021) mendatang Pukul 00.00 WIB mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tarif untuk Ruas Jalan Tol Medan-KuaIanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61 kilometer naik mulai Senin (24/5/2021) pukul 00.00 WIB.

Kenaikan tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 507/KPTSlM/2021 Tanggal 27 April 2021 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol MKTT.

Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh Iaju inflasi.

Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) Teddy Rosady mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif di ruas Jalan Tol MKTT ini bersifat reguler atau menyesuaikan besaran inflasi Kota Medan periode I Februari 2019 sampai dengan 28 Februari 2021 sebesar 3,24 persen.

"Sebagai simulasi untuk perjalanan pengguna jalan dengan kendaraan golongan I dari Gerbang Tol (GT) Kualanamu menuju GT Tebing Tinggi yang semula Rp50.000 menjadi Rp51.500 atau naik sebesar 3 persen. Selain itu yang terkoneksi dengan Jalan Tol Belmera, pengguna jalan dengan kendaraan golongan I dari GT Kualanamu menuju GT Tanjung Mulia yang semula Rp23.000 menjadi Rp23.500 atau naik sebesar 2,2 persen," ungkap Teddy, Jumat (21/5/2021)

Dikatakan Teddy, penyesuaian tarif ini dilakukan sebagai wujud kepastian pengembalian investasi sesuai business plan, membangun iklim investasi jalan tol yang kondusif, pemenuhan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol sebagai suatu Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha hingga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

"Terkait dengan SPM yang merupakan ukuran standar pelayanan yg harus dipenuhi oleh Badan Usaha Jatan Tol sesuai Peraturan Menteri PUPR, PT JMKT selaku pengelola Jalan Tol MKTT telah memenuhi seluruh SPM yang dipersyaratkan," ujarnya 

Selain pemenuhan SPM, Teddy menjelaskan bahwa PT JMKT juga melaksanakan berbagai peningkatan pelayanan yang mencakup layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi yang dilakukan dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol.

"PT JMKT secara konsisten melakukan upaya perbaikan guna meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan kepada pengguna jalan tol. Di bidang transaksi antara lain peningkatan kapasitas transaksi dengan penambahan fasilitas top up elektronik di lajur gardu transaksi khususnya pada gardu-gardu padat seperti di Gerbang TOI Tebing Tinggi, dan penambahan unit mobile reader di gerbang tol," tambah Teddy.

Demi meningkatkan pelayanan, Teddy juga menyebutkan bahwa ada penambahan fasilitas jalan tol, seperti penambahan mobil patroli dan derek, pemasangan smart CCTV, penambahan Variable Message Sign (VMS), penggantian marka putih menjadi marka berwarna kuning di bahu dalam sepanjang jalan tol, dan penambahan rambu-rambu petunjuk arah.

"Sedangkan untuk layanan konstruksi, PT JMKT telah melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan fisik jalan tol secara periodik, rekonstruksi perkerasan guna meningkatkan kualitas jalan, penghijauan (beautifikasi) secara bertahap di sepanjang jalan tol, penambahan pagar pembatas dan normalisasi saluran air," ucap Teddy.

Untuk memastikan masyarakat menerima informasi ini dengan baik, Kementerian PUPR, Regional Jasamarga Nusantara Tollroad, bersama PT JMKT bersinergi untuk melakukan sosialisasi melalui media sosial, media massa dan media Iuar ruang (spanduk & VMS). (cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved