Breaking News:

Kidu-Kidu, Kuliner Karo Yang Berasal Dari Ulat Enau, Begini Cara Mudah Memasaknya

Perlu diketahui kalau di Indonesia, bukan hanya masyarakat Karo saja yang mengkonsumsi ulat ini.

HO
Kidu-Kidu 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Masyarakat Sumatera Utara memiliki berbagai macam kuliner yang unik dengan rasa yang lezat.

Seperti halnya Kidu-kidu, kuliner khas masyarakat suku Karo ini terbilang ekstrim dan unik.

Pasalnya, makanan ini berbahan utama Ulat Enau yang berasal dari pohon sagu. 

Baca juga: Nama Airlangga Hartarto Masuk dalam Survei Menteri dengan Elektabilitas Tertinggi

Selain memiliki cita rasa yang unik, ulat berwarna putih dengan kepala kecoklatan ini juga dipercaya masyarakat memiliki ragam manfaat kesehatan, sebab memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. 

Biasanya Ulat untuk memasak kidu-kidu ini, diambil dari pohon enau yang telah membusuk, kemudian dicuci bersih sebelum diolah menjadi makanan.

Kuliner ekstrim khas suku Karo Kudu-kidu
Kuliner ekstrim khas suku Karo Kudu-kidu (HO)

Seorang warga Karo, Ros br Ginting mengatakan Kidu-kidu dapat diolah menjadi berbagai masakan, tergantung kebiasaan dan selera masing-masing.

"Cara memasaknya enggak serumit memasak masakan tradisional Karo lainnya, tapi itu semua tergantung selera. Kalau keluarga ku masaknya biasa aja pakai Bawang, cabe, dan tuba aja udah enak," katanya.

Baca juga: INGAT Kode Keras Ayu Ting Ting untuk Raffi Ahmad, Nagita Slavina Telah Siapkan Bisnis Pribadi

Ros mengatakan rasa ulat yang gurih dan lembut, dipadu dengan bumbu masakan membuat masyarakat Karo sangat menyukai Kidu-kidu. Bahkan katanya dahulu jika ada acara besar seperti kerja tahun (pesta tahunan), kerja adat, atau tahun baru menu Kidu-kidu selalu diincar tamu undangan.

"Dagingnya lembut, anak-anak sampai orangtua banyak yang suka. Kalau orang yang gak terbiasa melihatnya memang agak geli, tapi kalau sudah dicoba rasanya, dijamin ketagihan," katanya.

Ia menjelaskan cara memasak kidu-kidu dengan cara sederhana hanya perlu menyediakan bawang merah dan putih, tomat, cabai, minyak goreng, dan garam, dan bumbu tambahan tuba atau buah Andaliman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved