Breaking News:

Ngeri Juga Nih, Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Toba Penuh, Petugas Medis Sampai Kewalahan

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Toba sempat masuk dalam kategori mengkhawatirkan sebagaimana keterangan pihak rumah sakit

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Array A Argus
Ist
Dua orang petugas medis berjaga di ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Porsea Kabupaten Toba, Sabtu (22/5/2021).(IST) 

TRIBUN-MEDAN.COM,BALIGE--Ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Toba yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea sempat penuh.

Bahkan, Direktur RSUD Porsea dr Tommy Siahaan mengaku kewalahan menangani pasien Covid-19 ini. 

"Beberapa hari lalu memang ruang isolasi kita di rumah sakit penuh dan melebihi kapasitas," ujar dr Tommy Siahaan, Sabtu (22/5/2021). 

Dia mengatakan, meski sempat mengkhawatirkan, namun saat ini jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi Covid-19 tinggal delapan orang.

Baca juga: Perdebatan Soal Ibadah Online, Bupati Toba Tetap Setia Jalankan Sesuai Surat Edaran

Artinya, kata dr Tommy Siahaan, tempat tidur yang tersisa tinggal dua lagi.

"Ruang isolasi kami ada 10 tempat tidur. Kemarin pulang dua," katanya.

Soal data jumlah pasien positif Covid-19, dr Tommy Siahaan mengatakan bahwa saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Toba mencapai 109 orang.  

"Untuk kasus-kasus berat, itu kita rujuk ke ruang isolasi yang memiliki fasilitas yang cukup lengkap," katanya. 

Dengan kondisi seperti sekarang ini, lanjut dr Tommy Siahaan, pihaknya juga telah mengusulkan untuk mendirikan ruang isolasi bertekanan negatif.

Baca juga: Bupati Toba Poltak Sitorus Perintahkan Dana Desa Untuk Penanggulangan Covid-19

Ia telah mengusulkan wacana itu agar ruang isolasi bertekanan negatif tersebut bisa beroperasi tahun ini. 

"Memang tahun lalu sampai sekarang kami belum memiliki ruang isolasi bertekanan negatif. Tapi kita sudah memproses itu," katanya.

Lantas, bagaimana dengan alat pelindung diri (APD) petugas medis, dr Tommy Siahaan mengaku masih aman.

Katanya, APD, masker, sarung tangan dan obat-obatan stoknya masih ada.

Dia pun meminta kepada semua masyarakat Kabupaten Toba untuk peduli terhadap bahaya Covid-19 ini.

Katanya, masyarakat Kabupaten Toba harus sama-sama menjaga protokol kesehatan yang sudah disampaikan oleh pemerintah.(cr3/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved