Breaking News:

Polisi Paksa Enam Warga Pekanbaru Jalani Swab Test saat Masuk ke Siantar

Polisi memaksa enam warga Pekanbaru jalani rapid test saat akan masuk ke wilayah Siantar pada Sabtu (22/5/2021)

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Enam warga Pekanbaru dipaksa jalani swab test saat masuk ke Siantar, Sabtu (22/5/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR--Enam warga asal Pekanbaru yang melintas di Pospam Penyekatan II Jalan Asahan, Simpang Sambo, Kota Pematangsiantar, Sabtu (22/5/2021)  dipaksa polisi untuk menjalani swab antigen yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar. 

Perjalanan mereka dicegat petugas gabungan yang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kapolsek Siantar Timur Polres Siantar Timur yang merupakan Kepala Pospam, Iptu Rudi Panjaitan mengatakan, pihaknya ada melakukan swab antigan terhadap keenam warga asal Pekanbaru itu.

Baca juga: Lagi-lagi di Sumut, Setelah Kasus Daur Ulang Alat Rapid Tes Covid-19, Kini Kasus Jual Vaksin Ilegal

"Ada tadi enam orang warga asal Pekan Baru yang di tes Swab Antigen. Untuk hasilnya negatif," kata Rudi.

Rudi berharap kepada para pengguna jalan lainnya agar menyadari protokol kesehatan dan arahan yang disampaikan pemerintah untuk tidak melakukan perjalanan mengingat Covid -19 masih mewabah, termasuk di Siantar.

Sementara itu di tempat terpisah, Pos Pam III Jalan Parapat, Simpang Dua, Kota Pematangsiantar, tampak arus lalu lintas berlangsung lengang. Kendaraan didominasi oleh roda dua yang berangkat dari arah Siantar menuju Parapat.

Baca juga: Sempat Menolak di Rapid Tes, Akhirnya Para Pemudik Menyerah saat di Suruh Putar Balik

"Lihat lah, kalau arus lalu lintas tidak macet. Memang ramai, tapi lancar," ujar salah seorang petugas kepolisian yang berjaga.

Di Simpang Dua ini, pengambilan swab antigen dilakukan secara acak dan kerap dilakukan pada pagi hari terhadap penumpang ataupun sopir bus yang dihentikan.

"Kalau untuk swab antigen itu paginya sering. Kalau siang atau sore gini gak pala. Tadi pagi ada kami Swab empat orang dari Toba, hasilnya negatif," pungkasnya.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved