Breaking News:

Penyelundupan Ganja Kering

Tiga Warga Percut Kurir 30 Kg Ganja Sempat Dikejar-kejar Bak Film Laga Oleh Polisi

Tiga orang warga Percut Seituan diamankan polisi karena berusaha menyelundupkan 30 Kg ganja kering

HO
Tiga orang warga Percut Seituan yang nekat menjadi kurir 30 Kg ganja saat diamankan petugas Polres Taput, Sabtu (22/5/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,BALIGE--Petugas Polsek Sipoholon, Polres Taput sempat terlibat kejar-kejaran dengan tiga orang kurir ganja yang menumpangi mobil Honda Jazz merah BK 1866 DB.

Ketiga kurir ganja itu yakni Sri Hartono (25) dan Fajar (19) keduanya warga Jalan Sudirman, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang dan Pandu Permana Putra (18) warga Desa Huta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Menurut Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, pengungkapan kasus ini bermula saat petugas kepolisian dan Satgas Penanganan Covid-19 melakukan penjagaan di pos penyekatan yang ada di Desa Sipahutar Silangkitang, Kecamatan Sipoholon.

Baca juga: Ketahuan Kirim Ganja ke Riau, Widhi Nasution Minta Keringanan Hukuman

Sekira pukul 09.30 WIB, mobil tersebut melaju kencang dari arah Padangsidimpuan.

Karena curiga, Kapolsek Sipoholon AKP Kondar Simanjuntak kemudian memerintahkan anggotanya untuk menghentikan mobil tersebut.

Namun sayangnya, mobil berusaha melarikan diri.

Selanjutnya AKP Kondar meminta anak buahnya melakukan pengejaran dan penyekatan di wilayah yang akan dilintasi para pelaku.

Aksi kejar-kejaran ini pun bak film laga.

Baca juga: Hukuman Kanit Narkoba Kasus Ganja Diperberat Setelah Nekat Ajukan Banding

Beruntung, aksi kejar-kejaran akhirnya terhenti di Jalan Marhusa Panggabean, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Taput.

Saat digeledah, di dalam mobil ternyata ada 30 kilogram ganja kering asal Padangsidimpuan yang hendak dibawa ke Kota Medan.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved