Breaking News:

Hendak Naik Pelaminan, Pasangan Mempelai Ini Pasrah Tenda Pestanya Dibongkar Paksa Polisi

Polisi membongkar paksa tenda pesta milik warga yang tengah menggelar hajatan di Jalan Kartini, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Tenda pesta milik warga dibongkar paksa polisi karena dianggap mengganggu arus lalu lintas, Minggu (23/5/2021). Peristiwa ini terjadi di Jalan Kartini, Kecamatan Kota Kisaran barat, Kabupaten Asahan.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KISARAN--Pasangan Idris dan Wika sempat kaget acara pernikahannya didatangi sejumlah polisi.

Belakangan diketahui, kedatangan petugas itu hendak membongkar paksa tenda pesta acara resepsi pernikahan Indris dan Wika di Jalan Kartini, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Alasan pembongkaran ini, karena lokasi tenda berada di tengah jalan protokol.

Baca juga: Petugas Bubarkan Pesta Pernikahan di Taput, Sempat Berdebat dengan Penyelenggara

"Sebelum pembongkaran dilakukan, kami sudah menyampaikannya kepada pihak keluarga kemarin malam," kata Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Joy Ananda Putra, Muinggu (23/5/2021).

Dia mengatakan, pembongkaran paksa tenda pesta ini pun sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Namun, kata Joy, hingga Minggu pagi, ternyata tenda tak juga dibongkar pemilik hajatan karena alasan tukangnya belum datang.

"Pembongkaran kami lakukan sejak pukul 11.00 WIB tadi," katanya.

Baca juga: Sudah Diingatkan Bupati, ASN Pemkab Toba Tetap Gelar Pesta Pernikahan Anak di Taput

Pascadibongkar, tenda pesta itu dipindahkan ke lapangan kosong milik keluarga H Malik. 

Dalam hal ini, Joy pun turut mengimbau kepada pemilik hajatan agar tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, dan tidak mengganggu pengguna jalan, baik roda empat ataupun roda dua," pungkasnya.

Baca juga: Bupati Radiapoh Sinaga Larang Kegiatan Pesta di Kabupaten Simalungun, Antisipasi Melonjaknya Covid

Sementara itu, Pardi kerabat dari mempelai wanita mengaku sudah didatangi polisi sehari sebelumnya.

Namun, kata Pardi, pagi tadi tukang tenda belum datang. 

"Karena tukang terataknya belum datang, jadi belum bisa dibongkar," kata Pardi.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved