Breaking News:

Penyekatan Mudik di Sumut 2021

4 dari 116 Pengendara Masuk Tanah Karo Terindikasi Virus Corona, Berikut Statemen Kasat Lantas

Dari tujuh hari pelaksanaan KRYD ini, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan rapid antigen hingga swab terhadap 116 pengendara.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/ Nasrul
Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Ita Lestari br Ginting, saat ditemui di Kantor Satlantas Polres Tanah Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Senin (24/5/2021). (Tribun-medan.com/ Nasrul) 

Berdasarkan keterangan dari Ita, tiga kendaraan ini merupakan momen masyarakat yang akan melintas ke Kabupaten Karo yang datang dari provinsi Aceh.

"Ada tiga kendaraan yang diputar balik, yang kedapatan akan melintas di perbatasan provinsi yang ada di Lau Pakam," katanya.

Ita menjelaskan, pada pelaksanaan KRYD ini pihaknya fokus kepada pemeriksaan dokumen dari pelaku perjalanan, terlebih yang berasal dari luar provinsi.

Ita bilang sesuai dengan edaran yang ada untuk pelaku perjalanan dari luar provinsi harus memiliki surat bebas Covid-19, baik hasil swab maupun Rapid tes antigen yang berlaku 1x24 jam.

"Bagi masyarakat yang kedapatan tidak memiliki hasil bebas Covid-19 ini, terpaksa harus diminta putar balik untuk kembali ke daerah asal," ucapnya.

Ketika ditanya apakah pihak personel gabungan memiliki fasilitas atau alat untuk pengetesan bebas Covid-19 ini, Ita menjelaskan jika alat tersebut tersedia.

Namun, dari sekian banyak masyarakat yang melintas ke Kabupaten Karo dan tidak memiliki hasil pemeriksaan bebas Covid-19, tentunya tidak dapat semua diperiksa karena ketersediaan alat yang dimiliki terbatas.

"Jadi di setiap pos pam ada petugas kesehatan, tapi mungkin alat yang disediakan tidak sebanyak masyarakat yang masuk. Sehingga ada sebanyak 116 yang kita lakukan pemeriksaan," katanya.

Dirinya menjelaskan, untuk pemeriksaan ini diutamakan bagi masyarakat atau pengendara yang melintas dari dalam provinsi.

Karena, sesuai dengan edaran yang berlaku untuk antar lintas provinsi, surat keterangan bebas Covid-19 merupakan dokumen yang wajib dibawa.

"Khususnya untuk yang datang atau menuju luar provinsi, mereka (pengendara) harus membawa surat keterangan bebas Covid-19," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved