Pembunuhan Sadis di Toba

Guru SD Martha Butarbutar yang Dibunuh Sadis Ternyata sedang Membangun Rumah Baru

Martha Elisabeth Butarbutar, guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Toba ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Tayang:
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
HO / Tribun Medan
Guru SD Martha Elisabeth Butarbutar semasa hidup. (HO / Tribun Medan) 

Sebagai Seorang Guru SD, Korban Marta boru Butarbutar Tengah Bangun Rumah Tak Jauh dari Lokasi Rumah Huniannya

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Sebuah rumah yang masih dalam proses pembangunan berdiri kokoh berjarak sekitar 500 meter dari rumah yang ditinggali korban Marta boru Butarbutar.

Dari penuturan keluarga Sardin Sitorus (59), rumah tersebut adalah milik korban Marta boru Butarbutar.

"Setahu saya, rumah yang sedang dibangun ini milik pariban (sepupu,red) ku itu, yang diduga korban pembunuhan itu. Ini sudah ia mulai bangun sejak dua bulan lalu," ujar Sardin Sitorus (59), keluarga korban dan sekaligus warga sekitar Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatulunasi, Kabupaten Toba pada Senin (24/5/2021).

Rumah tersebut dibangun oleh para tukang yang berasal dari luar daerah dan kini tengah ditangani anggota tukang yang baru.

"Kemarin ada tukang di sini dan sekarang sudah berganti tukangnya. Dia itu orangnya ramah dan tak banyak bicara. Makanya kita juga sebagai keluarga terkejut mengetahui peristiwa tersebut," sambungnya.

Setelah beberapa saat mendapatkan visum di RSUD Porsea, korban Marta boru Butarbutar dibawa ke Rumah Sakit Djasamaen Saragih untuk autopsi.

Sontak, keluarga korban menangis histeris.

Dari penuturan Sardin Sitorus, korban ini juga adalah anak seorang anggota kepolisian yang kini tinggal di Medan.

"Marta boru Butarbutar ini adalah anak seorang pensiunan kepolisian. Kalau enggak salah, sudah pensiun dan sekarang sedang sakit," sambungnya.

Dengan kejadian ini, ia mengatakan bahwa dirinya terpukul dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.

"Kita berharap kepolisian segera ungkap kasus ini. Segera menangkap pelakunya. Kita berharap polisi bergerak cepat," pungkasnya.

Hingga saat ini, areal rumah korban masih dipasang garis polisi sebab masih dalam penyelidikan. Kini pihak keluarga masih menunggu keluarga korban dari Medan.

Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Martha Elisabeth Butarbutar, guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Toba ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Bagian kepalanya berlumuran darah, dan bajunya tersingkap.

Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini.

Dia pun tengah berada di lokasi, persisnya di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatulunasi, Kabupaten Toba.

Guru SD di Toba bernama Marta Elisabeth Butarbutar dibantai di kediamannya, Senin (24/5/2021). Saat ditemukan, korban dalam kondisi berlumuran darah.(TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOIS)
Guru SD di Toba bernama Marta Elisabeth Butarbutar dibantai di kediamannya, Senin (24/5/2021). Saat ditemukan, korban dalam kondisi berlumuran darah.(TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOIS) (TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI)

Baca juga: INILAH 5 Fakta Pembunuhan Sadis Janda di Sei Bamban Sergai, Pelaku Ternyata Orang Dekat

"Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan," kata Nelson, Senin (24/5/2021).

Dari amatan www.tribun-medan.com, rumah yang dihuni Martha Elisabeth Butarbutar berada di tengah areal persawahan.

Lokasinya pun cukup sepi dan jauh dari para tetangga.

Menurut masyarakat sekitar, guru SD ini dikenal sebagai pribadi yang pendiam.

Dia juga jarang berkomunikasi dengan masyarakat.

Baca juga: Menyedihkan, Terdapat 24 Tikaman di Tubuh Guru SD Martha Elisabeth Butarbutar

"Kami kurang tahu banyak soal keseharian ibu ini. Dia orangnya pendiam," kata warga di lokasi.

Warga mengatakan, korban sudah pernah menikah.

Namun apakah korban sudah bercerai atau belum dengan suaminya, warga serempak mengaku tidak tahu.

Mereka cuma heran, kenapa korban dibantai begitu sadis.

Baca juga: PEMBUNUHAN SADIS Pemuda 25 Tahun Penggal Ayahnya, Arak Potongan Tubuh Korban hingga Warga Histeris

Di dalam rumah korban, ceceran darah menyebar di lantai.

Ada sejumlah jejak kaki yang diduga milik pelaku.

Saat ditemukan, kondisi korban dalam posisi telentang dengan kedua tangan dan kaki terbuka lebar.

Bahkan, pakaian bawahnya tersingkap.

Baca juga: Meski Terancam Hukuman Mati, Pelaku Pembunuhan Sadis yang Buang Mayat Korban ke Jurang Tak Ditahan

Selain jejak di dalam rumah, polisi juga menemukan jejak lain di areal persawahan.

Belum dapat dipastikan apakah pembunuhan ini karena perampokan, atau murni karena dendam orang dekat.(cr3/tribun-medan.com) 

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved