Breaking News:

Update Covid di Siantar

PEMATANG Siantar Total Zona Merah Covid-19, Seluruh Kecamatan Alami Kenaikan Terkonfirmasi Positif

Angka sebaran Covid-19 di Kota Pematangsiantar masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/ Alija Magribi
Proses pemeriksaan kendaraan yang masuk di Kota Pematangsiantar dilakukan petugas Pospam Penyekatan Simpang Sambo, Sabtu (22/5/2021) pagi lalu. (Tribun-medan.com/ Alija Magribi) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Angka sebaran Covid-19 di Kota Pematangsiantar masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Dari data teranyar, Minggu (23/5/2021) malam, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 241 orang yang dirawat/isolasi di dalam maupun luar kota.

Proses pemeriksaan kendaraan yang masuk di Kota Pematangsiantar dilakukan petugas Pospam Penyekatan Simpang Sambo, Sabtu (22/5/2021) pagi lalu. (Tribun-medan.com/ Alija Magribi)
Proses pemeriksaan kendaraan yang masuk di Kota Pematangsiantar dilakukan petugas Pospam Penyekatan Simpang Sambo, Sabtu (22/5/2021) pagi lalu. (Tribun-medan.com/ Alija Magribi) (Tribun-medan.com/ Alija Magribi)

Satuan Tugas Covid-19 Pematangsiantar mencatat, dari 241 orang terkonfirmasi positif Covid-19; sejumlah 60 pasien menjalani perawatan di RS Tentara, RS Djasamen Saragih 26 orang, isolasi mandiri 143 orang dan sebagian sisanya menjalani perawatan di luar kota.

Dari data itu, Satgas juga menetapkan kedelapan (seluruh) kecamatan di Kota Pematangsiantar berada dalam status zona merah Covid-19.

Proses pemeriksaan kendaraan yang masuk di Kota Pematangsiantar dilakukan petugas Pospam Penyekatan Simpang Sambo, Sabtu (22/5/2021) pagi lalu. (Tribun-medan.com/ Alija Magribi)
Proses pemeriksaan kendaraan yang masuk di Kota Pematangsiantar dilakukan petugas Pospam Penyekatan Simpang Sambo, Sabtu (22/5/2021) pagi lalu. (Tribun-medan.com/ Alija Magribi) (Tribun-medan.com/ Alija Magribi)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Ronald Saragih mengatakan penanganan Covid-19 lebih rinci berada di bawah wewenang Satgas Covid-19.

Adapun pemudik yang tercegat di Pospam Penyekatan yang terkonfirmasi positif akan dirujuk ke rumah singgah.

"Kalau ada pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19, ya dibawa ke rumah singgah. Diisolasi di sana sampai lima hari. Kemudian dilakukan PCR, bila negatif akan dipulangkan," katanya.

Kemudian, kepada pemudik yang sempat terkonfirmasi positif, akan diberikan surat keterangan untuk disampaikan kepada kepala desa/lurah setempat untuk dilaksanakan tracing.

"Yang pulang akan kita kasih surat. Nah, di situ pemerintah setempat dan keluarganya dikabari untuk dilakukan tindak lanjut pemeriksaan, " katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Satgas Covid-19, Daniel Siregar mengatakan, tingginya data angka sebaran virus Corona ini karena kegiatan swab tes mandiri oleh para warganya juga meningkat.

Beberapa data suspek Covid-19 diketahui dari rumah sakit/klinik yang menjadi fasilitator swab antigen.

Lebih lanjut, rumah singgah bagi pemudik terkonfirmasi positif Covid-19 sempat dihuni 13 orang pemudik. Mereka masing-masing berasal dari Medan, Indrapura dan Pekanbaru.

Hanya saja data Covid-19 untuk pemudik belum diakumulasikan mengingat Operasi Ketupat Toba 2021 Kota Pematangsiantar diperpanjang sampai 31 Mei 2021 mendatang.

(tribun-medan.com/Alija Magribi)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved