Breaking News:

Polisi Jadi Beking Rentenir

Deretan Fakta Perwira Polisi jadi Beking Rentenir, Langsung Berurusan dengan Kapolresta Deliserdang

Perilaku oknum polisi yang menjadi beking rentenir menghebohkan mayarakat Deliserdang, Sumatera Utara.

HO
Iptu TS, anggota Sabhara Polresta Deliserdang (kiri) yang membekingi rentenir saat menganiaya warga bernama Romulo. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DELISERDANG - Perilaku oknum polisi yang menjadi beking rentenir menghebohkan mayarakat Deliserdang, Sumatera Utara. Oknum polisi itu bahkan melakukan pemukulan terhadap korban.

Oknum polisi itu diketahui merupakan perwira Polri berpangkat Inspektur Satu (Iptu) yang bertugas di Polresta Deliserdang.

Iptu TS kini sudah dilaporkan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan. Laporan itu dilayangkan ke Polrestabes Medan.

Meski begitu, Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi tak tinggal diam. Ia langung memanggil anggota tersebut. Kombes Yemi juga menginstruksikan Wakapolresta Deliserdang untuk memproses Iptu TS.

Berikut deratan fakta oknum polisi jadi beking rentenir:

1. Bermula Utang Piutang

Seseorang bernama Rumulo menjadi korban kekerasan Iptu TS, oknum polisi yang menjadi beking rentenir. "Kemarin sudah saya laporkan ke Polrestabes Medan. Laporannya terkait penganiayaan," kata Rumulo, Selasa (25/5/2021).

Rumulo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (24/5/2021) malam. Mulanya, kasus ini berawal ketika kakak iparnya terlibat masalah utang piutang dengan rentenir yang ada di Jalan Sei Tuntungan Baru, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi yang Bekingi Rentenir Gebuk Warga di Depan Anak, Pelaku: Biar Ku Tahan Kalian

Sekira pukul 19.00 WIB, Rumulo datang ke tokonya yang ada di kawasan Medan Petisah. Saat itu, datang sejumlah lelaki mencari kakak iparnya. "Pas aku lagi ngobrol dengan polisi ini, lewat kakak iparku. Dia bilang masalah ini akan diselesaikan di rumah," kata Romulo.

Karena beritikad ingin menyelesaikan masalah ini, Romulo mengantarkan kakak iparnya ke Jalan Sei Tuntungan Baru. Kebetulan, sang kakak ipar tak punya kendaraan untuk berangkat ke lokasi.

Malam itu, Romulo turut membawa serta anak dan istrinya. Sebab, dia baru saja menutup toko dan berencana pulang ke rumah. 

Halaman
123
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved