Breaking News:

Pemkab Toba Mulai Program Kelas Unggulan Tahun Ajaran 2021-2022

Pemkab Toba meminta seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di daerah itu untuk membuat program kelas unggulan.

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Liston Damanik
MAURITS PARDOSI / TRIBUN MEDAN
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Parlinggoman Panjaitan 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pemerintah Kabupaten Toba meminta seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di daerah itu untuk membuat program kelas unggulan mulai tahun ajaran 2021-2022.

Kepala Dinas Pendidikan Toba Parlinggoman Panjaitan mengatakan, jumlah lulusan SMP yang berhasil masuk SMA Del dan SMA Negeri 2 yang merupakan sekolah unggulan akan menjadi indikator kesuksesan program ini.

Harapannya, kata Panjaitan, para siswa dari kelas unggulan mampu bersaing di tingkat nasional.

"Semua sekolah kita tegaskan untuk membuat itu, khususnya sekolah negeri. Semua harus berlomba-lomba untuk membuat kelas unggulan," sambungnya.

Ada 49 sekolah yang dipersiapkan memiliki kelas unggulan. Nantinya, para siswa yang masuk kelas unggulan akan mendapatkan waktu khusus sepulang sekolah untuk menambah ilmu.

Ia menjelaskan, seleksi untuk kelas unggulan diserahkan kepada sekolah.

Ia juga menyampaikan rencana pembelajaran tatap muka yang rencananya dimulai pada Juli.

"Kita semua sekolah, sesuai dengan perintah Pak Bupati harus mempersiapkan semua sekolah ini tentang protokol kesehatan (prokes),"  ujar Kadis Pendidikan Kabupaten Toba Parlinggoman Panjaitan pada Selasa (25/5/2021).

"Ini yang kita persiapkan mulai dari cuci tangan, kemudian kapasitas ruangannya berapa, kemudian fasilitas maskernya berapa. Pak Bupati supaya ini benar-benar dipersiapkan," sambungnya.

Pemberlakuan program tersebut masih diperhatikan sesuai dengan meningkatnya paparan Covid-19 di Kabupaten Toba.

"Mereka rencana kita nanti di bulan Juli nanti, ada proses belajar tatap muka dengan kapasitas 50 persen. Tapi kita enggak tahu Covid-19 ke depan," terangnya.

"Apakah mungkin kita tetap melakukannya kalau kita masih berada di zona merah? Tentu, nanti kita akan adakan evaluasi bersama pimpinan kita dengan OPD yang berkaitan dengan itu," lanjutnya.

"Belum ada perubahan terkait tatap muka di bulan Juli," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved