Breaking News:

Sudah Nol Kasus Positif Covid-19, Dusun Hutagurgur di Tapanuli Utara Tetap Ditutup untuk Warga Luar

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak berpesan agar prokes semakin diperketat dan meminta pos penjagaan perbatasan agar diaktifkan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Hasanuddin, dan Bupati Tapanuli Utara di Dusun Hutagurgur, Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Kabupaten Taput pada Rabu (26/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan memastikan bahwa penanganan Covid-19 di Dusun Hutagurgur, Kecamatan Aek Tangga berjalan baik. Bahkan, ia mengatakan bahwa saat ini kawasan tersebut nol kasus positif Covid-19. 

Secara tegas hal ini sampaikan saat bersama dengan Pangdam I BB Mayjend TNI Hasanuddin dan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak sambangi kawasan tersebut. 

"Terima kasih untuk tenaga medis dan satuan tugas yang sudah tidak kenal lelah dan sudah zero kasus," ujar Bupati saat dikonfirmasi pada Kamis (27/5/2021). 

"Terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolda dan Pangdam, walau melalui Medan yang sangat berat. Penanganan yang  kita lakukan sudah sangat maksimal dengan protokol kesehatan yang ketat dan sudah tertangani dengan baik hingga zero kasus," ujar Bupati mengawali paparannya pada kunjungan tersebut. 

"Selanjutnya saya juga tegaskan, jangan dulu ada ijin dikeluarkan untuk pesta dan jangan ada masuk warga yang dari luar. Kita menjaga bersama," sambungnya.

Baca juga: Dusun Hutagurgur di Tapanuli Utara Ditutup, Setengah Warganya Positif Covid-19

Kabinda Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana  menyampaikan apresiasi yang sangat besar atas Penanganan covid 19 di Dusun Hutagurgur. 

"Saya mengapresiasi Pemkab Tapanuli Utara atas langkah langkah nya dalam menangani penyebaran Covid 19. Benar-benar menerapkan prokes yang ketat sehingga dengan laporan penyebaran covid 19 menurun drastis di desa hutagurgur ini," tutur Kabinda Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana. 

Ia juga berharap bahwa masyarakat yang terpapar Covid-19 tetap mendapatkan semangat dari pihak lain agar sesegera mungkin pulih dari paparan Covid-19. 

"Semoga dengan pelayanan kesehatan dan penerapan prokes ini dapat dicontoh para gugus tugas covid19. Ini bukan aib, jangan mengucilkan, harus tetap mendukung para saudara kita yang terkena covid 19,"  lanjutnya. 

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak berpesan agar prokes semakin diperketat dan meminta pos penjagaan perbatasan agar diaktifkan. 

"Ini wabah bukan aib, untuk itu kita jangan mengucilkan warga yg terpapar Covid 19. Kita harus tetap support mereka," sambung Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. 

"Apapun harus kita lakukan bersama. Kami datang ingin memastikan bagaimana penanganan covid disini. Sudah ditangani dengan benar. Salam dari bapak Gubernur Sumut,  tidak bisa hadir karena ada kegiatan. Kejadian ini pelajaran berharga, mulai dari pemerintah semua harus taat prokes," sambungnya. 

Ia menegaskan bahwa pemberlakuan prokes mesti diperketat sekalipun vaksinasi sudah berjalan. 

"Tingkatkan penggunaan masker rendah di negara kita. Harus didorong agar wajib pakai masker karena 90 persen itu efektif  mencegah penyebaran covid sementara vaksin bukan mengobati tetapi menambah imun tubuh, jadi kita jaga bersama," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved