Breaking News:

Khazanah Islam

Ceramah Buya Yahya, Bid'ah Hukumnya Tahlilan 3 Sampai 100 Hari Orang Meninggal?

Kalimat tahlil ini bagian dari kalimat syahadat, yang merupakan asas dari lima rukun Islam, juga sebagai inti dan seluruh landasan ajaran Islam.

Ist
Buya Yahya - Ceramah Buya Yahya, Bid'ah Hukumnya Tahlilan 3 Sampai 100 Hari Orang Meninggal? 

TRIBUN-MEDAN.com - Bagaimanakah hukum tahlilan 3, 7, 40 hingga 100 hari orang meninggal apakah bid'ah? Begini penjelasan Buya Yahya.

Tahlil adalah bacaan kalimat tauhid, yaitu kalimat Laa ilaha illallah.

Kalimat tahlil ini bagian dari kalimat syahadat, yang merupakan asas dari lima rukun Islam, juga sebagai inti dan seluruh landasan ajaran Islam.

Kalimat bacaan ini termasuk zikir dan menurut syariat Islam memiliki nilai terbesar dan paling utama.

Tahlilan merupakan ritual pembacaan lafal tahlil yang sering dilakukan oleh masyarakat di Indonesia.

Baca juga: Ustaz Zacky Mirza Pingsan saat Ceramah, Terus Ucapkan Kalimat Tahlil, Begini Kronologinya

Doa tahlil biasa dilakukan oleh masyarakat dalam rangka mendoakan jenazah yang baru meninggal.

Tahlil biasa dibacakan saat mendoakan jenazah, ziarah kubur, hingga peringatan tertentu.

Pada sebagian masyarakat Indonesia ada yang menggelar tahlilan selama 3, 7, 40 hingga 100 hari orang yang meninggal.

Baca juga: Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Kenapa Surat Yasin Dibaca Untuk Orang yang Meninggal Dunia

Namun, ada yang mengatakan bahwasanya tahlilan atau mendoakan orang meninggal itu haram karena menyerupai ritual agama lain.

Apakah mendoakan orang meninggal dengan cara tahlilan tiga hari, tujuh hari, empat puluh hari ataupun seratus hari itu pahalanya tidak sampai?

Baca juga: Ceramah Buya Yahya Tentang Bayi Meninggal Dalam Perut Bisa Bantu Ibunya Masuk Surga

Buya Yahya -
Buya Yahya -Ceramah Buya Yahya, Bid'ah Hukumnya Tahlilan 3 Sampai 100 Hari Orang Meninggal? (IST)

Apa hukum tahlilan dari 3 hari hingga 100 hari orang meninggal?

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved