Breaking News:

Mobil Listrik Mulai Beredar di Medan, PLN UIW Sumut Persiapkan Stasiun Pengisian Listrik

Mulai beredarnya mobil listrik di kota Medan turut mendapat apresiasi PLN wilayah Sumbagut.

Tribun-medan.com/Kartika Sari
MOBIL LISTRIK - Sales Hyundai saat menunjukkan display mobil listrik tipe Kona Electric di Hyundai Showroom, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (28/5/2021). (Tribun-medan.com/Kartika Sari) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mulai beredarnya mobil listrik di kota Medan turut mendapat apresiasi PLN wilayah Sumbagut.

Assistant Manager Sales Representative PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara, Poltak Reynold Priyadi mengungkapkan bahwa PLN UIW Sumbagut dalam persiapan untuk pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"Dalam proses perencanaan dan dalam waktu dekat akan segera terimplementasi. Untuk pengisian daya nantinya, hingga saat ini mekanisme masih diatur," ungkap Reynold, Jumat (28/5/2021).

Dikatakan Reynold, nantinya dengan adanya SPKLU ini akan membantu untuk peningkatan unit yang diklaim akan mampu menghemat bahan bakar tiga kali lipat.

"Energi yang dibutuhkan untuk 10 km jarak tempuh untuk bbm itu satu liter seharga Rp 10 ribuan sedangkan untuk mobil listrik itu 1Kwh. Maka kalau dari rupiah saja 1 kWh itu Rp1444. Kalau hitungan tiga kali lipat kita ada perbandingan emisi. Nah kalau emisi Co2 EV itu hanya 1/3 dari dari Co2 dari BBM," ujarnya.

Baca juga: MOBIL Listrik Hyundai Pertama di Kota Medan, Ini Daftar Harga Lengkap dan Foto-fotonya

Terkait pembangunan infrastruktur SPKLU, Poltak menuturkan jika pihak PLN saat ini sedang melakukan survey lokasi strategis untuk penempatannya.

"Untuk sementara kita targetkan 1 SPKLU saat ini karena penggunanya juga belum terlalu banyak. Tapi kalau animo semakin besar, kita juga harus mengikuti pasar untuk bangun SPKLU semakin banyak," kata Poltak.

Adapun PLN UIW Sumut saat ini menargetkan lima opsi untuk pembangunan infrastruktur SPKLU, diantaranya pusat perbelanjaan, bandara, KIM, rest area, dan daerah Danau Toba.

"Kalau di Kota Medan ada empat tempat yang memungkinkan dan satu di luar Medan yaitu di Danau Toba, itu rencananya. Kita masih melihat pasarnya arahnya kemana. Jangan nanti kita salah pasang. Doakan saja akan direalisasikan secepatnya," pungkas Poltak.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved