Breaking News:

Pembunuh Guru SD Ditangkap

WAKTU Tutup Peti Mati dan Penangkapan Pembunuh Sadis Bersamaan, Polres Toba: Tuhan Tunjukkan Jalan

Setelah kita tangkap dua tersangka ini di Medan, saya langsung tanya jam berapa peti jenazah ditutup sebelum pemakaman. Ternyata sama, pukul 12.30 WIB

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/ Maurits Pardosi
Dua tersangka Ricky Tambunan (23) yang dihadiahi timah panas dan DN (16) sedang digiring setelah diciduk dari kos-kosan di Medan. (Tribun-medan.com/ Maurits Pardosi) 

Kemudian, 2 luka tikam pada lengan kiri luar, 1 pada pergelangan tangan kiri, 1 punggung kiri, 1 punggung tengah, 1 punggung tengah bawah, 1 bagian leher belakang.

Lalu, 1 luka tikam pada bagian rahang kiri, 2 di bagian pipih cekat daun telinga, 1 di bagian atas telinga kiri, 1 di bagian kepala pada dahi kiri, dan 1 di bagian pergelangan tangan kanan.

Duka Keluarga Korban

Kepergian Martha Elisabeth Butarbutar menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga. 

Mereka tak menyangka bahwa guru SD Negeri 173599 Lumban Lobu ini meninggal dalam kondisi mengenaskan.

Selama ini, Martha Elisabeth Butarbutar dikenal sebagai pribadi yang ramah dan murah senyum.

"Kami tinggal bersama ito ini sudah delapan atau sembilan tahun. Selama itu pula dia selalu bersikap ramah," kata Tulus Butarbutar di rumah duka Dusun I, Desa Lumban Lobu, Selasa (25/5/2021).

Di rumah duka, sejumlah pelayat yang terdiri dari keluarga dan masyarakat berkumpul.

Sanak keluarga korban tampak menangis terisak-isak sambil meracau mengingat kenangan manis bersama Martha Elisabeth Butarbutar.

Mereka meratapi jenazah Martha Elisabeth Butarbutar yang sudah kaku di peti mati. 

"Dia ini orang yang mudah bergaul. Kami sangat terpukul sekali atas kepergiannya," lanjut Tulus berurai air mata.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved