Breaking News:

Bupati Toba Poltak Sitorus Siap Mendukung 5 Poin Tuntutan Masyarakat Desa Natumingka, Tapi

Bupati Toba Poltak Sitorus menegaskan bahwa pihaknya mencari win-win solution.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Liston Damanik
Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Bupati Toba Poltak Sitorus di Kantor Bupati pada Kamis (20/5/2021). 

"Masyarakat harus mengatur jarak tanam dengan eukaliptusnya sehingga masyarakat dapat menanam jagung di situ," sambungnya. 

Ia juga menyampaikan tuntutan  masyarakat adat perihal pengakuan tanah adat di Kabupaten Toba melalui Perda Nomor 1 Tahun 2020.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah membentuk Tim Verifikasi dan Identifikasi untuk melihat secara langsung lahan masyarakat adat tersebut. 

"Yang ketiga, menindaklanjuti Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 di Kabupaten Toba yang mengakui dan melindungi masyarakat adat Kabupaten Toba dengan menjalankan Tim Verifikasi dan Identifikasi Masyarakat Adat di Kabupaten Toba. Kita sudah bentuk, mohon masyarakat mendukung masyarakat proses damai ini," sambungnya. 

Yang keempat, tuntutan masyarakat adat Natumingka perihal pemberhentian proses hukum bagi 3 orang masyarakat adat Natumingka. 

"Yang kelima, menghentikan proses hukum kepada tiga orang masyarakat adat Natumingka yang sedang berproses di kepolisian," ungkapnya. 

"Itulah, TPL siap mencabut termasuk pengaduan akibat peristiwa tanggal 18, lalu kita tanyakan kepada masyarakat adat Natumingka apakah siap mencabut laporannya supaya bisa proses ini bisa berjalan," sambungnya. 

"Dan yang terakhir, melampirkan sejarah data sosial dan peta yang membuktikan keberadaan masyarakat adat dan Desa Natumingka. Ini kita harapkan data-datanya, apa yang ada sama mereka supaya diserahkan nanti ke tim verifikasi kita," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved