Breaking News:

Mayat Wanita Tergantung di Pohon Kopi yang Pendek, Tewas 8-12 Jam Sebelum Ditemukan

Portan Tumanggor (52), warga Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, ditemukan tewas tergantung di pohon kopi, Kamis (27/5/2021). 

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Polisi menunjukkan pohon kopi tempat jenazah Portan Tumanggor ditemukan, Kamis (29/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Portan Br Tumanggor (52), warga Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, ditemukan tewas tergantung di pohon kopi, Kamis (27/5/2021). 

Ada dugaan wanita paruh baya itu bukan bunuh diri melainkan dibunuh lebih dulu.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rahmat Aribowo mengaku masih menyelidiki  kasus tewasnya Portan Br Tumanggor dalam kondisi leher terikat di pohon kopi yang berada di perladangan Dusun Tinggir, Desa Tano Tinggir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Ketinggian pohon kopi hanya setinggi rata rata orang dewasa.

Tak seperti aksi bunuh diri pada umumnya yang menggantung dari tumpuan yang lebih tinggi.

"Kita masih selidiki. Mayat posisi duduk tergantung dan terikat di pohon kopi dengan kain panjang dalam posisi terjerat di leher," katanya.

Jenazah Portan pertama kali ditemukan seorang petani di areal perladangan, sehingga kabar tewasnya Portan pun mengagetkan warga setempat.

Warga kampung pun heboh mendengar kematian wanita ini. 

Kemudian kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Purba. Polisi kemudian memasang garis polisi untuk mensterilisasi lokasi kematian Portan.

Sejauh ini tak sedikit masyarakat yang bertanya-tanya dengan keanehan tewasnya Portan.

Oleh Polsek Purba, jenazah Portan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih Pematangsiantar guna keperluan autopsi.

Kepala Forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar Reinhard Hutahean mengatakan, korban meninggal antara 8-12 jam sebelum ditemukan oleh saksi. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved