Breaking News:

TRIBUNWIKI

KISAH Tulila, Dulu Dianggap Musik Sipelebegu dan Dianggap Kabur Oleh Gereja

Tulila termasuk sebagai salah satu alat musik tertua di Tanah Batak. Hardoni berjalan sendiri memperkenalkan alat musik Batak, tulila.

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Ayu Prasandi
ist
Hardoni Sitohang 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- "Pada akhirya, aku memutuskan ini sebagai media komunikasi kepada Maha Pencipta dan para leluhur, dan berangkat dari filoshopy,"begitulah ungkapan Hardoni Sitohang, seorang seniman asal Harian Boho Samosir, Danau Toba, saat diajak mengulas alat musik tulila.

Hardoni Sitohang, merupakan seniman yang memilih jalannya menggali lebih dalam alat musik tulila, meski sempat terkubur serta dikaburkan.

Baca juga: SAH, Lanud Soewondo Bakal Berdiri di Kebun Tebu Hamparan Perak, 1.200 Hektare Lahan Dipersiapkan

Tulila termasuk sebagai salah satu alat musik tertua di Tanah Batak.

Hardoni berjalan sendiri memperkenalkan alat musik Batak, tulila.

Hardoni Sitohang
Hardoni Sitohang (ist)

Baca juga: SAAT China Mulai Kuasai Timor Leste dan Laut China Selatan, Australia-Amerika Nyatakan Siap Perang

"Secara tidak langsung aku begerak sendiri, dan apa yang bisa kulakukan ya kulakukan tanpa harus menunggu pemikir-pemikir atau para suporting,"begitu.

Meski begitu, alat musik tulila mulai akrab diperdengarkan berkat kerja keras Hardoni. Pada balantika permusikan Indonesia, khususnya lagu Batak suara alat musik tulila telah menjadi ruh.

Dua contoh lagu-lagu yang diisi oleh Hardoni dengan musik tulila, yakni lagu-lagu gereja. Kemudian lagi "leleng sai hupaima" ciptaan Tilhang Gultom yang dinyanyikan grup Style Voice.

Musik tulila telah diisinya, meski nama Herdoni sendiri tak didaftarkan sebagai pengisi tulila.

Mendalami Tulila telah bagi Hardoni Sitohang, bukan lah hal baru dia lakukan. Meski memang, tulila merupakan alat musik Batak yang lama 'terkubur', lalu dia munculkan ke permukaan.

Hardoni Sitohang terlahir dari keturunan Maestro Musik Batak, Alamarhum Guntur Sitohang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved