Breaking News:

SAAT China Mulai Kuasai Timor Leste dan Laut China Selatan, Australia-Amerika Nyatakan Siap Perang

Agresi China di Laut China Selatan dan di seluruh dunia mendorong aliansi militer AS dengan sekutunya menjadi lebih erat.

Editor: Abdi Tumanggor
ISTIMEWA
MILITER AUSTRALIA SIAP SIAGA: Ketegangan antara Australia - Taiwan - Filipina dengan China semakin meningkat belakangan ini.┬áDengan situasi tersebut, Amerika Serikat (AS) dan Inggris berencana untuk mengirimkan lebih banyak persenjataannya ke Australia. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketegangan antara Australia - Taiwan - Filipina dengan China semakin meningkat belakangan ini. 

Dengan situasi tersebut, Amerika Serikat (AS) dan Inggris berencana untuk mengirimkan lebih banyak persenjataannya ke Australia.

Dilansir dari express.co.uk pada Jumat (28/5/2021), agresi China di Laut China Selatan dan di seluruh dunia mendorong aliansi militer AS dengan sekutunya menjadi lebih erat.

Berita itu muncul ketika pada hari Rabu pemerintah Australia mengkonfirmasi laporan bahwa mereka menerima pengiriman lebih banyak senjata.

Tujuannya untuk mempertahankan diri dari kekuatan besar Presiden China Xi Jinping di Asia timur yang mendadak memperluas kemampuan militernya.

Tentu saja ini memicu kekhawatiran akan perang habis-habisan.

Baca juga: CHINA Kerahkan Kapal Perang di Laut China Selatan, Menteri Pertahanan Filipina Mengadu ke Amerika

Baca juga: Taiwan Nyatakan Siap Perang dengan China, Filipina Siap Siaga, Kapal Induk AS Merapat

Baca juga: Amerika Kirim Kapal Induk, Peringatkan China Jangan Macam-macam Terhadap Filipina dan Taiwan

Baca juga: Setelah Inggris Diserang Virus B.1.1.7, Kini Giliran Australia Disasar B.1.1.317, Singgung Rusia

Kapal serbu amfibi USS Makin Island dan kapal induk USS Theodore Roosevelt di Laut China Selatan.
Kapal serbu amfibi USS Makin Island dan kapal induk USS Theodore Roosevelt di Laut China Selatan. (twitter)

Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrews mengatakan: “Ini mengirimkan pesan yang sangat kuat bahwa kami waspada, kami tidak khawatir."

“Tapi kami melakukan semua yang kami bisa untuk bersiap.”

Dia kemudian berterima kasih kepada AS atas dukungannya selama meningkatnya ketakutan akan perang habis-habisan dengan China.

"Amerika Serikat adalah sekutu yang sangat kuat Australia dan kami akan terus bekerja dengan mereka," ucap Andrews yang dikutip dari Intisari.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved