Breaking News:

Sidang Vonis Pembunuhan Raja Adat Samosir Ditunda, Pengacara Harap Terdakwa Dihukum Mati

Sidang beragenda putusan perkara pembunuhan raja adat Samosir Rianto Simbolon batal digelar hari ini, Senin (31/5/2021).

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Tujuh orang anak Rianto Simbolon, raja adat di Samosir yang dibunuh beberapa waktu lalu, mendatangi Polda Sumut pada Senin (30/11/2020). 

Dwi menambahkan, hak para anak korban sebagai anak sudah benar-benar hilang dan diambil secara paksa oleh para pelaku.

"Bagaimana bila anak kita (seperti ini)? di mana perasaan empati dan nurani kita," ucapnya.

Dwi Sinaga menambahkan, bahwa dirinya dan rekan bukan semata-mata untuk memenjarakan orang, tapi demi tegaknya keadilan. Di mana tujuh orang anak yang masih kecil sudah menjadi yatim piatu.

Jejak Kasus

Pembunuhan Rianto Simbolon, warga Dusun I Sosor Simbolon Desa Sijambur, Kecamatan Ronggurnihuta, Samosir, terjadi pada 9 Agustus 2020 lalu. Rianto Simbolon dihabisi secara brutal oleh 6 pelaku, di mana lima di antaranya sudah diringkus.

Dalam kasus ini, Justianus Simbolon berperan sebagai otak pelaku. Ia merencanakan pembunuhan tersebut di rumahnya yang beralamat di Desa Tanjung Bunga. "Dia membagi tugas tersangka Bilhot Simbolon dan PS (DPO) membunuh Rianto Simbolon," ujar Kapolres Samosir AKBP M Saleh, beberapa waktu lalu.

Mereka berkumpul di rumah Justianus di Tanjung Bunga pada Sabtu (8/8/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam pertemuan itu, Justianus pun membagi-bagikan tugas pelaku lainnya. PS (DPO) ditugasi melakukan pembunuhan terhadap korban.

Sedangkan Bilhot mengintai pergerakan Rianto mulai dari kegiatan pesta yang dimulai dari pagi hingga malam hari.

Lalu tersangka lain yang masih buron inisial ES memantau korban di simpang terminal Jalan Ronggur Ni Huta dan menjemput PS, Bilhot Simbolon dari Pintu Sona setelah melakukan pembunuhan.

Kemudian Justianus menghubungi PS dan ES, dan Bilhot sekaligus menyembunyikan pelaku setelah melakukan pembunuhan.

Setelah selesai merencanakan pembunuhan tersebut, pada pukul 18.00 PS dan Bilhot pulang ke rumahnya di Sijambur Ronggur Ni Huta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved