Breaking News:

Usai Geledah Dishub Binjai dan Rumah Pejabat, Penyidik Kejari Periksa Kantor CV AIM di Medan

Selain Dinas Perhubungan dan rumah PPK, Kejaksaan Negeri Kota Binjai juga menggeledah kantor perusahaan AIM yang mengerjakan pengadaan CCTV.

Penulis: Satia
Editor: Juang Naibaho
tribun-Medan.com/HO
Kejari Binjai melakukan penggeledahan di kantor Perusahaan AIM terkait dugaan mark-up pengadaan CCTV di Dinas Perhubungan Kota Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Selain Dinas Perhubungan dan rumah Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK), Kejaksaan Negeri Kota Binjai juga menggeledah kantor perusahaan AIM yang mengerjakan pengadaan CCTV.

Perusahaan tersebut beralamat di Jalan Notes, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Binjai, Donnel Sitinjak menduga, PPK berinisial J meminjam perusahaan AIM, untuk melaksanakaan pekerjaan pengadaan itu sendiri.

Dalam kasus ini, Kejari Binjai menemukan adanya dugaan mark-up pengadaan CCTV senilai hampir Rp 800 juta.

"Ada dugaan begitu. Cuma kita enggak bisa memastikan dia yang bekerja, tadi dugaannya demikian," kata dia, Senin (31/5/2021).

Donnel mengatakan, direktur perusahaan tersebut sudah diperiksa, guna dimintai keterangan terkait dengan pengadaan tersebut. Karena tidak hadir pada panggilan sebelumnya, Kejari turun langsung mengeledah kantor perusahaan.

"Direktur CV sudah diperiksa. Habis itu enggak nampak lagi. Artinya dipanggil lagi enggak datang," ujar dia.

Baca juga: Kabar Kadishub Binjai Bakal Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan CCTV, Ini Kata Kajari Binjai

Penyidik saat ini tengah menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut Donnel, saat petugas Kejari melakukan pemeriksaaan, pemilik perusahaan malah enggak mengetahui pengadaan barang di Dinas Perhubungan tersebut.

"Yang punya CV tidak tahu dia kerjaannya di mana. Katanya juga ada orang lain yang mengerjakan, tapi sudah meninggal berinisial D," ungkapnya.

Sebelumnya, penyidik sudah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Perhubungan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara dan kediaman JU.

Ini dilakukan penyidik untuk mendalami sekaligus mencari bukti memperkuat proses penyidikan yang dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka.

Pengadaan CCTV ini dilakukan oleh Dishub Binjai dengan menelan anggaran hampir Rp 800 juta pada tahun 2018.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved