Breaking News:

Wali Kota Medan Bobby Nasution Diminta Copot Dirut RSUD dr Pirngadi Medan

Wali Kota Medan Bobby Nasution diminta mencopot Dirut RSUD dr Pirngadi Medan terkait kisruh masalah pasien meninggal dunia karena tabung oksigen

Penulis: Almazmur Siahaan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/TANGKAPAN LAYAR VIDEO
Perawat RS Pirngadi Medan (kiri) dan pasien yang tengah kejang-kejang dan meninggal dunia. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Wali Kota Medan Bobby Nasution diminta segera mencopot Dirut RSUD dr Pirngadi Medan.

Desakan pencopotan ini berkait paut dengan kasus viralnya video pasien yang meninggal dunia lantaran diduga kosongnya tabung oksigen.

"Saya kira wali kota perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Pirngadi, bila perlu ada langkah pencopotan guna peningkatan kinerja," kata Pengamat Sosial Tamil Selvan, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Kasus Viral Pasien Diabetes Meninggal, Ombudsman Minta Unit Pengaduan RSUD dr Pirngadi Diperbaiki

Tamil mengatakan, seharusnya manajemen RSUD dr Pirngadi Medan memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kasus ini.

Bukan malah sibuk melaporkan keluarga pasien.

Apapun ceritanya, pasien berhak mendapatkan pelayanan dari rumah sakit.

Apalagi rumah sakit itu milik pemerintah daerah. 

"Ini zaman keterbukaan informasi publik, saya kira tidak ada yang salah dengan video tersebut. Tinggal pihak RS Pirngadi silakan melakukan klarifikasi dengan hasil evaluasi medis yang berbasis bukti, biarkan publik yang menilai," kata Tamil.

Baca juga: Video Ini Viral, Diduga Tabung Oksigen Kosong Sebabkan Pasien Meninggal, Ini Kata Pihak RS Pirngadi

Baca juga: MENOHOK Pernyataan Selebgram Ratu Entok soal Perawat RS Pirngadi dan Tabung Oksigen Kosong

Dia mengatakan, tidak seharusnya manajemen RSUD dr Pirngadi Medan membangun narasi seolah-olah ingin mempidanakan keluarga pasien.

Menurut Tamil, kabar pelaporan ini justru hanya menjadi pengalihan isu saja soal buruknya pelayanan rumah sakit. 

"Seharusnya sebagai institusi medis harus mengedepankan langkah kekeluargaan dan pelayanan publik yang baik, jangan justru alergi dengan kritik dan saran, sebab ini menyangkut nama baik Pemko Medan," katanya.(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved