Breaking News:

50 Peserta Ikuti Joint Practice di BBPLK Medan, Empat Jurusan Tampilkan Karya

Para peserta akan dilatih selama 40 hari hingga akhirnya akan mengikuti praktik final untuk memperlihatkan hasil

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Para peserta saat melakukan live cooking di FnB Departement BBPLK Medan, Senin (31/5/2021). 

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 50 peserta pelatihan mengikuti joint practice di FnB Departement Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan, Senin (31/5/2021).

"Joint practice ini kolaborasi dari setiap subjurusan. Kita kolaborasi untuk jurusan waitress, pastry, barista, dan cookery. Empat jurusan ini menampilkan karyanya masing-masing," ungkap Koordinator Penyelenggara BBPLK Medan, Rahmad P Siregar.

Adapun dalam empat jurusan ini, peserta untuk jurusan barista akan diajarkan dalam meracik kopi, cookery dalam hal memasak dan menyajikan makanan, dan peserta waitress yang akan belajar untuk melayani customer dalam menyajikan hidangan hingga mentake out kembali hidangan tersebut.

Para peserta akan dilatih selama 40 hari hingga akhirnya akan mengikuti praktik final untuk memperlihatkan hasil selama ikut dalam pelatihan.

Baca juga: Peserta Pelatihan BBPLK Medan Unjuk Kebolehan, Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja 

Aneka variasi makanan tersaji mulai menu utama seperti ayam Taliwang, Beef Blackpaper, dan aneka sayuran. Selain juga disajikan begitu beragam makanan lainnya seperti waffle, dimsum, maupun omlette dan aneka pastry lainnya.

Dalam joint practice yang sudah diselenggarakan selama tujuh hari ini, Rahmat menuturkan jika BBPLK Medan turut mengundang para petinggi dalam dunia industri untuk melihat langsung live cooking yang dilakukan oleh peserta.

Diantara para petinggi yang hadir seperti PHRI Sumut, para pemilik hotel, Asosiasi General Manager Hotel, Asosiasi HRD Hotel, Asosiasi Chef, Bar Community, Disperindag, dan perbankan.

"Kegiatan ini kita harapkan dapat memberikan experience sebelum mereka masuk ke dunia kerja. Mereka akan mendapat experience yang lebih dengan dilihat langsung oleh para petinggi-petinggi seperti ketua PHRI, pemilik hotel, ataupun asosiasi general manager hotel," ujarnya.

Para peserta juga turut antusias untuk melakukan live cooking di depan para petinggi industri, diantaranya Indah dari kelas Bakery BBPLK Medan.

"Kita lakukan praktik secara langsung dan ada juga kelas Bakery ya. Kami benar-benar belajar basic bakery mulai dari masak roti tawar, roti manis, dan di sini kami juga live cooking untuk melayani tamu," kata Indah.

Menariknya, Indah menuturkan bahwa setelah tamat pelatihan dari BBPLK Medan, dirinya berkesempatan untuk dapat bergabung membuka toko roti di NTU akademy.

"Kami ada tiga orang dari kelas Bakery dan tiga orang dari kelas barista untuk ikut membuka toko roti bekerjasama antara BBPLK Medan dengan NTU," jelasnya.

Setiap pembukaan pendaftaran, BBPLK Medan selalu memberikan informasi di sosial media yaitu Facebook dan Instagram di @bbplk_medan.

Dalam seleksi tersebut, BBPLK Medan akan melakukan seleksi mulai dari seleksi berkas, ujian seleksi, wawancara, dan mengikuti pelatihan.

"Mendaftar di BBPLK Medan sangat mudah sekali, cukup follow sosial media kami di Instagram dan Facebook, disitu segala informasi terkait pendaftaran pelatihan kita sampaikan sejelas mungkin," pungkas Rahmad.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved