Breaking News:

Imigrasi Jemput Bola Urus Paspor, Jalankan Program Terbaru Eazy Passport

semua alat dan perlengkapan dalam pengurusan paspor ini disiapkan oleh timnya dan pemohon hanya menyediakan tempat saja.

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/Yufis
Tim Imigrasi Medan berkunjung di Kantor Tribun Medan, Senin (31/5/2021). (Tribun Medan/Yufis) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Imigrasi Medan sedang menjalankan program terbarunya yakni Eazy Passport. Dalam hal ini, pihak Imigrasi yang menjemput bola sehingga mempermudah pelayanan mengurus paspor bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Tato J Hidayawan selaku Kepala Imigrasi (Kakanim) Klas I Medan saat berkunjung di kantor Tribun Medan, Senin (31/5/2021).

"Ada inovasi baru di Imigrasi Medan yaitu Eazy Passport. Kita bisa mendatangi mereka sekitar 50 orang. Mereka buat surat permohonan kepada kita untuk proses pembuatan paspor dan nanti tim kita datangin mereka. Seperti yang baru-baru ini kita datangi beberapa perumahan di Medan untuk buat paspor," kata Tato.

Lanjutnya, semua alat dan perlengkapan dalam pengurusan paspor ini disiapkan oleh timnya dan pemohon hanya menyediakan tempat saja.

"Program ini sudah kita lakukan sekitar dua sampai empat kali dan dalam hal ini kita yang jemput bola. Bahkan hasil dokumen paspor nanti bisa kita antar juga," ujar Tato.

Baca juga: Tak Perlu Datangi Kantor Imigrasi, Penghuni Mutiara Residence Nikmati Layanan Eazy Passport

Selain itu, dalam pembiayaan layanan ini tetap sama seperti biasa tanpa ada biaya tambahan lagi.
"Biaya juga tetap sama sesuai PNBM, tidak kurang tidak lebih yakni Rp 350 ribu. Program ini juga tidak menerapkan target, melainkan kita mau memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga warga tidak perlu berbondong-bondong ke Imigrasi karena di tengah pandemi ini berisiko," katanya.

Program ini, lanjutnya, dapat dimanfaatkan oleh instansi, kantor, perumahan, dan lainnya.

Terkait hal ini, Eazy Passport merupakan pelayanan kolektif yang telah diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI sebagai solusi pelayanan paspor di tengah Covid-19.

Tato juga mengungkapkan presentase pelayanan paspor dalam keadaan baik. "Yang pasti untuk pelayanan dalam pengurusan paspor, presentasenya sudah termasuk baik bahkan di atas baik. Sudah kita lakukan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Tato juga menerangkan keadaan pelayanan WNA yang saat ini tidak sembarangan masuk seperti warga negara dari India tidak bisa masuk ke Indonesia.

"Yang pasti kita tetap berpedoman pada Permenkumham Nomor 26 terutama untuk Warga Negara Asing (WNA), seperti yang sudah kita ketahui memang terjadi lonjakan Covid-19 di India dan tentunya warga negara India sementara tidak bisa masuk ke Indonesia," katanya.

Digitalisasi layanan pemerintahan saat ini menjadikan banyak layanan kini bisa diakses lewat internet. Termasuk cara membuat paspor, yang sebagian langkahnya bisa dilakukan secara online. Hasilnya, Anda yang ingin membuat paspor baru sekarang tak perlu lama-lama mengantre di Kantor Imigrasi tanpa kepastian, karena antrean paspor bisa dilakukan secara online.

Namun perlu diketahui, walau sekarang membuat paspor bisa online, Anda tetap harus pergi ke Kantor Imigrasi untuk penyerahan sebagian dokumen dan wawancara serta foto diri untuk paspor. Artinya, untuk saat ini pembuatan paspor belum sepenuhnya online, namun tetap membutuhkan kehadiran secara fisik di Kantor Imigrasi.

Ada lima langkah yang perlu dilakukan untuk membuat paspor secara online yakni masuk ke atau melalui aplikasi Layanan Paspor Online. Buat akun baru menggunakan email atau masuk dengan akun yang sudah dimiliki, pilih kantor imigrasi dan waktu kedatangan, simpan atau cetak barcode antrean. Selanjutnya datang ke Kantor Imigrasi yang sudah dipilih untuk wawancara dan perekaman data.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved