Breaking News:

Lima Hari Dua Lingkungan di Medan Diisolasi dan Camat Sebut Kondisi Membaik

Dalam lima hari, dua lingkungan di Medan diisolasi dan camat sebut kondisi membaik

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
Tribun-medan.com/ Nasrul
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, melakukan pengambilan sampel rapid tes antigen terhadap tamu undangan pesta di Jambur yang ada di Jalan Kartini, Kabanjahe, Jumat (28/5/2021). (Tribun-medan.com/ Nasrul) 

"Sesuai arahan Wali Kota Medan, makanan diberikan tiga kali dalam sehari. Selain itu pihaknya juga melakukan penjagaan 24 jam di posko-posko yang didirikan di lingkungan yang di isolasi," katanya.

Baca juga: Ngeri Nih, Dalam 24 Jam Kasus Kematian Covid-19 di Kota Medan Ada 11 Orang

Mengnai perkembangan kesehatan warga yang menjalani isolasi mandiri saat ini, kata Sutan mengalami perubahan yang baik di mana jumlah warga yang terpapar berkurang dari 12 warga, 3 warga yang sudah tidak terkonfirmasi virus Covid-19.

"Kami terus mengimbau kepada warga untuk terus disiplin menerapkan Protokol Kesehatan ketika beraktifitas guna menekan angka penyebaran Virus Covid-19," jelasnya.

Pemko Jamin Makan dan Vitamin

Wali Kota Medan Bobby Nasution menekankan pihaknya menjamin warga yang menjalani Isolasi mandiri terus mendapatkan makanan siap saji dan vitamin.

"Pemko Medan bantu warga yang isolasi mandiri di rumah dengan memberikan makanan siap saji tiga kali sehari. Artinya sarapan pagi, makan siang dan malam ditambah dengan bubur dan buah kita jamin dan diantar kerumahnya setiap hari selama tujuh hari," katanya, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: 33.000 Ribu Lansia di Karo Bakal Segera Divaksin Covid-19

Bobby menuturkan, selain bentuk tanggung jawab dan kepedulian Pemko Medan terhadap warga, vitamin dan makanan bergizi yang diberikan tiga kali dalam sehari ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan warga yang lingkungannya di Isolasi.

"Selain itu kita juga memperhatikan obat dan vitamin hingga pengecekan perkembangan kesehatannya setiap hari," katanya.

Dijelaskan Bobby Isolasi Lingkungan yang dilakukan di dua lingkungan yakni Lingkungan X, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang dan Lingkungan VII, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor ini dikarenakan tingginya jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Makin Ngeri, Kasus Covid-19 di Kota Medan Meningkat Drastis dan Kematian Bertambah 9 Dalam Sehari

Atas dasar itu dirinya gerak cepat mengambil langkah untuk mengisolasi kedua lingkungan tersebut agar tidak semakin terjadinya penyebaran Virus Covid-19. Selain itu langkah ini juga sesuai dengan instruksi Mendagri mengenai penerapan PPKM Mikro di tingkat lingkungan.

"Isolasi Lingkungan yang  dilakukan selama tujuh hari dengan membatasi kegiatan masyarakat pada malam hari mulai pukul 19.00 malam hingga pukul 06.00 pagi. Selain itu pihak Kecamatan maupun Kelurahan melakukan pengawasan ketat terhadap warga yang positif virus Covid-19 agar tidak keluar rumah," jelasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved