Breaking News:

Awal Tahun Sempat Meningkat, Ekspor Karet Sumut Anjlok Sejak April

Ekspor periode ini lebih sedikit 4.280 ton dibanding ekspor karet tahun 2020 yang berada berada di angka 127.438 ton. 

Tribun Medan / doc
Ilustrasi Karet 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut mencatat volume ekspor karet periode Januari-April 2021 mengalami peningkatan 3,4 persen dibanding tahun 2020 lalu.

Tercatat pada periode Januari hingga April 2021, jumlah ekspor karet mencapai 131.718 ton.

Data 2021 ini menunjukkan bahwa ekspor periode ini lebih banyak 4.280 ton dibanding ekspor karet pada periode yang sama tahun 2020 yaitu 127.438 ton. 

Sekretaris Gapkindo Sumut Edy Irwansyah menyebutkan bahwa ekspor periode April dan Mei malah anjlok.

"Volume ekspor karet Sumut pengapalan April 2021 anjlok sebesar 10,3 persen menjadi 31.555 ton dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 35.190 ton," ungkap Edy, Selasa (1/6/2021).

Berdasarkan catatan Gapkindo Sumut terjadi penurunan 3.635 ton selama dua bulan itu.

Dikatakan Edy, faktor penurunan ekspor ini karena penjadwalan ulang permintaan ulang atau resechedule karena adanya keterbatasan kontainer.

"Penurunan volume ekspor pada April 2021 utamanya disebabkan adanya permintaan resechdule shipment dari pihak buyer. Permintaan resechedule ini disinyalir karena shipping company mengalami keterbatasan menyediakan kontainer," jelasnya.

Selain itu, Edy juga menyebutkan bahwa faktor penurunan volume ini juga dampak dari cuaca alam yang menganggu produksi kebun karet.

"Penurunan volume ekspor juga diakibatkan kurangnya bahan baku karena produksi dari kebun karet terganggu fenomena La Nina yang diperkirakan akan berakhir pada akhir Juni 2021," ucapnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved