Breaking News:

Ephorus HKBP: Kita Kehilangan Pendeta PWT Simanjuntak yang Ceria dan Sabar

Keterlibatan Pendata PWT Simanjuntak yang menjadi Ephorus HKBP periode 1992-1998 dengan gereja telah dimulai bahkan sebelum mendiang menjadi pendeta

Tribun-medan.com/HO
Pendeta PWT Simanjuntak saat memberikan khotbah semasa hidup. (Tribun-medan.com/HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pendeta Dr Parlindungan Wilfried Togar Simanjuntak bagi Ephorus HKBP Robinson Butarbutar adalah sosok yang sabar, ceria dan dekat dengan pendeta lainnya.

Ephorus mengatakan, Pendeta PWT Simanjuntak telah mengabdi bagi HKBP selama 63 tahun.

"Orang-orang yang dekat dengan dia, pendeta yang dekat dengan dia mengenal dia, mengenangnya sebagai pendeta yang sabar. Pendeta yang ceria. Pendeta yang dekat sekali dengan pendeta-pendeta yang lain," ujar  Butarbutar, Rabu (2/6/2021).

Ia mengatakan, HKBP kehilangan sosok yang setia melayani.

Keterlibatan Pendata PWT Simanjuntak yang menjadi Ephorus HKBP periode 1992 - 1998 dengan gereja telah dimulai bahkan sebelum mendiang menjadi pendeta.

"Malah sebelum pendeta, ia setia juga mendampingi orangtuanya yang sangat terkenal di HKBP yang di Toba disebut Ompunta Praeses Cyrillius Simanjuntak," sambungnya.

Bagi Ephorus HKBP Robinson Butarbutar, kesetiaan almarhum  tersebut yang menjadi teladan bagi para pendeta muda yang kini tengah melayani.

"Dalam perjalanannya yang 63 tahun lebih. Kami pendeta-pendeta muda sangat menghargai keteladannya yang setia sampai dia meninggal hingga hari ini," ungkapnya.

Sebagai seorang mantan ephorus, almarhum juga memiliki catatan sejarah sebagai akademisi yang berkiprah di negara Jerman.

"Pernah juga studi di Jerman, yang luar biasa capaiannya. Pernah juga menjadi praeses, pernah pendeta ressort, pernah dosen juga," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved