Breaking News:

Langgar Zona Teritorial, Tiga Kapal Malaysia Ditenggelamkan di Perairan Belawan

Kejari Belawan, Nusirwan mengatakan, pemusnahan kapal ini merupakan kali kedua pada tahun 2021

ISTIMEWA
Kejaksaan Negeri Belawan menenggelamkan tiga kapal asing asal Malaysia yang melanggar garis teritorial. Kapal ini juga menggunakan fasilitas pukat trawl. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejaksaan Negeri Belawan melakukan pemusnahan kapal asing ilegal yang sudah berkekuatan hukum tetap. Tim Kejari Binjai bersama pihak Pengadilan menempuh perjalanan laut satu jam lebih dengan kapal motor ke tengah laut lepas untuk pemusnahan, Rabu (2/6).

Kapal yang dimusnahkan berjumlah tiga unit, di antara terlihat dengan fasilitas pukat trawl yang terlarang.

Kejari Belawan, Nusirwan mengatakan, pemusnahan kapal ini merupakan kali kedua pada tahun 2021. Sebelumnya pihaknya sudah pernah memusnahkan enam kapal ikan asing yang ilegal berjumlah enam unit pada medio Februari 2021.

"Kegiatan ini setelah berkekuatan hukum tetap, jaksa penuntut umum selaku eksekutor melakukan penenggelaman kapal. Untuk saat ini ada tiga kapal yang ditengelamkan sampai ke dalam laut. Ini yang kedua kali, sebelumnya Februari 2021 ada enam kapal yang ditenggelamkan," jelasnya.

Baca juga: Ikut-ikutan Antar Narkoba ke Jalan Flamboyan, Taufik Divonis 14 Tahun Penjara

Baca juga: Pengembangan 40 Kg Sabu, Polisi Tangkap Suami Istri

Tiga kapal yang ditenggelamkan yakni, KM SLFA 5165 GT 31,3 dengan pukat trawl, KM KHF 2559 GT 63,65 dengan pukat trawl dan KM SLFA 5170 GT 33,41 dengan pukat trawl. Tiga kapal ini berasal dari negara Malaysia.

"Semua kapal ini asal Malaysia. Ketiga kapal ditangkap total dengan 13 ABK, terpidana berjumlah tiga orang Rasim warga Indonesia, Teht Zin Hein warga Myanmar, Darwis Siregar warga Indonesia," jelas Kejari didampingi Kasi BB Kejari Aisyah.

Tiga kapal yang ditenggelamkan yakni, KM SLFA 5165 GT 31,3 ditangkap di perairan ZEE Indonesia, Selat Malaka 03 15, 804' LU-100 32,492 BT. KHF 2559 GT 63,65 ditangkap dengan lima ABK Myanmar di perairan teritorial Indonesia, Selat Malaka.

Kapal Malaysia ditenggelamkan di perairan Belawan.
Kapal Malaysia ditenggelamkan di perairan Belawan. (ISTIMEWA)

Lalu KM SLFA 5170 GT 33,41 ditangkap dengan lima ABK Indonesia. Kapal ini terciduk melanggar zona di perairan ZEE Indonesia, Selat Malaka oleh PSDKP Belawan.

Diketahui kapal asing ini memasuki wilayah hukum perairan Indonesia mencuri ikan dan hasil laut untuk dibawa ke luar negeri.

Selain itu, pukat trawl yang dipakai sangat merugikan nelayan Indonesia, karena jaring trawl mengangkut hingga ikan-ikan kecil dan mencapai dasar laut. (dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Tommy Simatupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved