Breaking News:

Masih Ada Korban Puting Beliung yang Mengungsi, Kepala BPBD Deliserdang Sindir Camat

Kepala BPBD Zainal Abidin Hutagalung menegaskan, sebelum bantuan diserahkan seharusnya camat atau kepala desa/lurah menalangi biaya perbaikan.

TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Seorang ibu dan anaknya sedang duduk di atas kasur yang dibawa keluar dari rumah yang rusak, Rabu (2/6/2021). Atap rumah yang dihuni keluarga ini terbang diterjang angin puting beliung di Desa Marindal Dua, Kecamatan Patumbak, Deliserdang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fredy Santoso 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deliserdang mengatakan bantuan material bangunan untuk korban bencana angin puting beliung di Kelurahan Marindal Dua dan Kelurahan Desa Patumbak Kampung akan disalurkan paling lambat 2-3 Minggu lagi.

Kepala BPBD Deliserdang Zainal Abidin Hutagalung menegaskan, sebelum bantuan diserahkan seharusnya camat atau kepala desa/lurah menalangi biaya perbaikan karena itu situasi darurat.

Kata Zainal, seharusnya Kecamatan lebih peka terhadap situasi seperti ini sehingga tidak ada warga yang mengeluh. 

"Nanti aku sampaikan ke camat tentang itu. Supaya gotong-royong. Walaupun ada bantuan material, kan bisa pemerintah desa yang mendahului," kata Zainal Abidin Hutagalung saat dikonfirmasi pada Rabu (2/6/2021).

Zainal Abidin Hutagalung menyatakan akan berkoordinasi dengan kecamatan terkait adanya warga yang masih mengungsi karena belum dapat memperbaiki rumah.

Zainal menjelaskan bantuan yang akan diberikan jumlahnya bervariasi, tergantung jenis kerusakan. Ada yang rusak berat, sedang ataupun ringan.

Untuk rumah yang mengalami rusak berat akan menerima uang tunai sebesar Rp 2.5 juta, rusak sedang Rp 1.5 juta sementara yang rusak ringan akan menerima bantuan sebesar Rp 1 juta.

Baca juga: Korban Puting Beliung Belum Terima Bantuan Material dan Perbaikan Rumah, Begini Kata Camat

Bantuan tersebut nantinya akan dibelanjakan sesuai kebutuhan material apa yang dibutuhkan.

"Bantuannya dalam bentuk tali asih sekitar Rp 2,5 juta dalam bentuk uang," ucapnya.

Untuk proses perbaikan sendiri nantinya akan dikerjakan secara bergotongroyong yang dilakukan dari tim gabungan dari perangkat desa dan kecamatan.

Sementara itu, Zainal Abidin Hutagalung menuturkan sudah menerima laporan dari Kecamatan soal data rumah yang rusak.

Ia menyebutkan sedang dalam proses pengajuan dalam bidang keuangan.

Sebanyak 15 rumah warga di Kecamatan Patumbak mengalami rusak-rusak akibat diterjang angin puting beliung. Sampai saat ini warga baru menerima bantuan berupa sembako yang disalurkan melalui desa. Sementara untuk perbaikan belum ada bantuan. (cr25/ tribun-medan.com)

Penulis: Fredy Santoso
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved