Breaking News:

Warga Binjai Tewas saat Memasang Kanopi di Tigabinanga, Rekan Kerja Dengar Suara Keras dari Atap

Rekan kerja korban membawa korban ke Puskesmas Tigabinanga untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawa warga Kota Binjai ini tidak terselamatkan.

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Warga melihat lokasi kejadian kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja bangunan, di Desa Pertumbukan, Kecamatan Tigabinanga, Selasa (1/6/2021) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Seorang pekerja bangunan tewas diduga tersengat aliran listrik saat memasang kanopi di rumah warga Desa Pertumbukan, Kecamatan Tigabinanga.

Kasubag Humas Polres Tanah Karo Iptu Syahril Lubis mengatakan, pekerja bangunan, Syahrul, tewas saat bekerja, Selasa (1/6/2021) kemarin. 

"Saat korban bekerja memasang kanopi, korban tersengat listrik dan lansung tergeletak di atas rumah warga," ujar Syahril, Rabu (2/6/2021).

Rekan kerja korban membawa korban ke Puskesmas Tigabinanga untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawa warga Kota Binjai ini tidak terselamatkan dan diduga telah meninggal dalam perjalanan.

Syahrul bekerja di lokasi tersebut bersama dengan seorang rekannya. Dirinya mengatakan, rekan korban diketahui bernama Frans (20), warga Jalan SMK Tigabinanga, Kecamatan Tigabinanga.

"Keduanya bekerja di rumah warga bernama Matius Sebayang, warga Desa Pertumbukan, Kecamatan Tigabinanga," katanya.

Syahril menjelaskan, berdasarkan penuturan dari rekan korban saat itu korban hendak memasang kanopi baja ringan di atas loteng. Kemudian, ketika korban memanjat ke atas loteng untuk menarik ring kanopi, korban diduga menyenggol kabel listrik yang melintang di atas atap rumah.

"Diduga karena tersenggol kabel listrik yang melintang, sehingga menyebabkan korban tersengat listrik dan kemudian terjatuh di bagian loteng," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, rekan kerja korban yang ketika itu mendengar suara keras dari atap rumah langsung mengecek. Saat dilihat, korban terlihat sudah tergeletak di bagian atap rumah. Selanjutnya, para saksi menghubungi pihak Polsek Tigabinanga untuk membawa korban ke Puskesmas.

"Namun sampai di Puskemas, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Selanjutnya petugas melaporkan peristiwa itu ke pihak keluarga korban, dan kemudian pihak keluarga membawa korban ke rumah duka," katanya.

Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang didapat usai mendapatkan penanganan dan dijemput oleh pihak keluarga, jenazah korban dimakamkan di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan. Sunggal, Kabupaten Deliserdang. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved