Breaking News:

News Video

Jadi Dalang Kredit Macet Rp 31 Milyar Lebih, Kejati Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Bank Sumut

Memanfaatkan sarana perkreditan PT Bank Sumut, dan mengakibatkan kredit macet total puluhan milyar.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelabuhi masyarakat dengan memanfaatkan sarana perkreditan PT Bank Sumut, dan mengakibatkan kredit macet total puluhan milyar, Salikin (43) dan Ramlan (40) ditahan Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis (3/6/2021).

Menggunakan rompi tahanan berwarna merah, dengan tangan diborgol, kedua tersangka tampak tertunduk lesu saat akan diangkut dengan mobil tahanan, menuju Rumah Tahanan Polisi (RTP) Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian menyampaikan bahwa sejak tahun 2013, tersangka Salikin menjalankan aksinya dengan memanfaatkan sarana perkreditan pada PT Bank Sumut.

Mengajukan pinjaman kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat), KPP SS (Kredit Pemilikan Property Sumut Sejahtera) dan KAL (Kredit Angsuran Lainnya) pada PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Galang Kabupaten Deli Serdang.

"Dimana selain menggunakan nama sendiri, Salikin juga menggunakan atau meminjam nama nama orang lain yang terdiri dari keluarga teman dan karyawan SL pada Usaha Ternak Ayam, Rumah Makan dan lainnya," katanya kepada tribunmedan.com.

Selanjutnya, kata Sumanggar untuk memuluskan proses pengajuan dan pencairan dana dari PT Bank Sumut KCP Galang, Salikin menggunakan nama nama orang lain dengan iming iming tertentu, sehingga para pemohon memberikan KTP nya kepada Salikin.

"Berkas permohonan untuk kelengkapan administrasi menggunakan sarana perjanjian kredit ke PT Bank Sumut KCP Galang bekerjasama dengan Pimpinan/Wakil Pimpinan PT Bank Sumut KCP Galang, yang menjadi Komite Pemutus Kredit pada PT Bank Sumut KCP Galang, dimana Pimpinan dan Wakil Pimpinan mengintervensi proses Analisa Kredit sehingga satu persatu berkas permohonan disetujui oleh PT Bank Sumut KCP Galang tanpa dilakukan Analisa Kredit sesuai ketentuan pemberian kredit KUR, KPR dan KAL yang berlaku pada PT Bank Sumut," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Sumanggar untuk proses kelengkapan administrasi pengajuan dan pencairan dana kredit dari PT Bank Sumut KCP Galang.

Salikin mengajak atau menyuruh satu persatu calon debitur yang namanya digunakan sebagai pemohon, mendatangi PT Bank Sumut KCP Galang untuk menandatangani berkas permohonan kredit.

Selanjutnya permohonan kredit satu persatu dikabulkan dimana slip pencairan, telah ditandatangani para debitur yang namanya dipinjam, namun faktanya yang menggunakan dana pencairan kredit adalah Salikin sendiri.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved