Breaking News:

Update Covid 19 di Sumut

MELAWAN Peraturan Gubernur Edy soal Pengendalian Sebaran Covid, 4 Kafe Deliserdang Tuai Akibatnya

Polresta Deliserdang lakukan tindakan tegas kepada para pemilik usaha yang kedapatan melanggar instruksi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Randy P.F Hutagaol
HO
ILUSTRASI RAZIA PROKES - Sejumlah pengunjung lokasi hiburan malam terjaring razia prokes, Minggu (30/5/2021) dinihari.(HO) 

Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Polresta Deliserdang lakukan tindakan tegas kepada para pemilik usaha yang kedapatan melanggar instruksi Gubernur Sumatera Utara pada Nomor 188.54/15/inst/2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro.

Walhasil, tindakan tegas tersebut dilakukan Polresta Deliserdang melalui Sat Reskrim dengan cara memanggil empat pemilik kafe.

Puluhan pengunjung dan karyawan hiburan malam yang terjaring razia polisi, Minggu (23/5/2021) dinihari kemarin.(HO)
ILUSTRASI RAZIA PROKES - Puluhan pengunjung dan karyawan hiburan malam yang terjaring razia polisi, Minggu (23/5/2021) dinihari kemarin.(HO) (HO)

Di antaranya warung Kopi BZ yang berada di Kecamatan Tanjung Morawa, USK di Kecamatan Lubuk Pakam, WLT di Kecamatan Lubuk Pakam serta KV di Kecamatan Lubuk Pakam.

"Saat ini masih dalam tahap proses penyelidikan terhadap para Pelaku usaha yang telah mendapat peringatan tertulis sebanyak tiga kali lebih, dua pemilik kafe tersebut sudah kita panggil dan sudah kita mintai keterangan," ucap Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus, Kamis (3/6/2021).

Sementara itu lanjut Firdaus, untuk dua kafe lagi selanjutnya juga akan panggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

RAZIA - Petugas gabungan saat menutup paksa tempat hiburan yang masih beroperasi di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Medan, Sabtu (22/5/2021).
ILUSTRASI RAZIA PROKES - Petugas gabungan saat menutup paksa tempat hiburan yang masih beroperasi di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Medan, Sabtu (22/5/2021). (Tribun-medan.com/HO)

Adapun, pemanggilan tersebut dikarenakan keempat cafe tersebut sudah beberapa kali mendapatkan surat peringatan yang diberikan oleh Polresta Deliserdang melalui operasi yustisi yang dilakukan bersama dengan TNI dan Satpol PP beserta Pemkab Deliserdang.

Terpisah, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, menjelaskan hal yang sama, pemanggilan tersebut dilakukan karena pemilik usaha tidak mematuhi peraturan yang sudah di tetapkan.

"Instruksi gubernur sumatera utara Nomor 188.54/15/inst/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis mikro, tidak hanya itu saja, keempatnya juga sudah tiga kali bahkan lebih diberikan surat peringatan melalui operasi yustisi," ucap Yemi.

Kapolresta Deliserdang ini juga mengungkapan, hal ini dilakukan untuk membuat efek jera kepada pemilik usaha yang membandel dan juga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Deliserdang.

Masyarakat Bebal Soal Pandemi Covid-19, Edy Rahmayadi: Gubernurnya Lama-lama Bisa Kena Covid

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved