Breaking News:

Menag Karo Tunggu Arahan Pusat Terkait Pemberangkatan Ibadah Haji, Binus : Persiapan Sudah Dilakukan

Ketika ditanya apakah ada persiapan yang telah dilakukan, Binus menjelaskan dari tahun kemarin pihaknya sudah ada beberapa persiapan.

TRIBUN MEDAN/ NASRUL
Kepala Bagian penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Wilayah Karo Binus Bancin, saat ditemui di Kantor Kemenag Wilayah Karo, Jalan Pahlawan Ujung, Kabanjahe.  

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Pelaksanaan ibadah haji dan umroh tahun 2021 ini, dikabarkan bakal kembali batal dilakukan.

Pasalnya, pemerintah Arab Saudi kembali membatasi calon jemaah haji yang masuk ke sana.

Baca juga: KRONOLOGI OKNUM TNI Mabuk Tembak Mati Seorang Pria, Dandim dan Kapolres Angkat Bicara

Saat ditanya perihal hal ini, Kepala Bagian Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Karo Binus Bancin, S.Ag, mengungkapkan pihaknya masih menunggu seperti apa arahan dari pemerintah pusat.

Kepala Bagian penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Wilayah Karo Binus Bancin, saat ditemui di Kantor Kemenag Wilayah Karo, Jalan Pahlawan Ujung, Kabanjahe. 
Kepala Bagian penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Wilayah Karo Binus Bancin, saat ditemui di Kantor Kemenag Wilayah Karo, Jalan Pahlawan Ujung, Kabanjahe.  (TRIBUN MEDAN/ NASRUL)

Baca juga: Tuna Rungu Harapkan Adanya Juru Bahasa Isyarat di Setiap Instansi

Dikabarkan, mulai hari ini Kementerian Agama mulai hari ini resmi meniadakan pelaksanaan ibadah Haji tahun 2021.

"Kalau kita tetap menunggu arahan. Seperti apa keputusan dari pusat kita ikuti," ujar Binus, Kamis (3/6/2021).

Ketika ditanya apakah ada persiapan yang telah dilakukan, Binus menjelaskan dari tahun kemarin pihaknya sudah ada beberapa persiapan.

Dirinya mengatakan, adapun persiapan yang telah dilakukan berupa penyerahan dokumen ke Menag wilayah Medan.

"Seperti paspor dan dokumen-dokumen milik calon jemaah, sudah kita serahkan ke Medan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan persiapan berupa pemeriksaan kesehatan para calon jemaah. Selain pemeriksaan kesehatan berkala, pihaknya juga telah memberikan suntikan vaksin kepada calon jemaah.

Baca juga: PSMS Medan Akan Tingkatkan Vo2 Max di Rindam Siantar

"Kita juga sudah berikan suntikan vaksin untuk memastikan kesehatan para calon jemaah," ungkapnya.

Ketika ditanya berapa banyak kuota calon jemaah yang berasal dari Kabupaten Karo, dirinya mengatakan hingga tahun lalu ada sekitar 47 orang.

Namun akibat dampak pandemi saat ini, untuk pendaftaran calon jemaah jauh berkurang.

Sampai saat ini, berdasarkan data yang ada dalam satu bulan hanya satu orang saja yang mendaftar.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved