Breaking News:

MIRIS! Lulusan Perguruan Tinggi di Indonesia Hanya 10 Persen yang Terserap Lapangan Kerja

Nadiem mengatakan kesiapan lulusan perguruan tinggi untuk bekerja menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/GOKLAS
Ilustrasi Wisuda 

TRIBUN-MEDAN.com - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkapkan serapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja masih rendah.

Nadiem mengatakan kesiapan lulusan perguruan tinggi untuk bekerja menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

"Bapak ibu mungkin memiliki kekhawatiran yang sama, mengenai kesiapan lulusan perguruan tinggi untuk dapat langsung bekerja. Kita mengakui tingkat keterserapan lulusan perguruan tinggi masih rendah," ujar Nadiem dalam webinar Pendidikan Indonesia untuk Masa Depan Bangsa dan Kemanusiaan, Rabu (2/6/2021).

Hingga Februari 2021, Nadiem mengungkapkan komposisi tenaga kerja dari perguruan tinggi hanya 10,18 persen.

CARA Mendapat Bantuan Mahasiswa 700 Ribu per Bulan, Kabar Gembira dari Mendikbud Nadiem Makarim
CARA Mendapat Bantuan Mahasiswa 700 Ribu per Bulan, Kabar Gembira dari Mendikbud Nadiem Makarim (tribunnews/Reza Dani)

Mantan CEO Gojek ini membeberkan sejumlah tantangan yang dihadapi oleh para lulusan perguruan tinggi di dunia kerja.

"Sejumlah tantangan itu diantaranya disrupsi teknologi, otomasi dunia kerja, ada bermunculnya jenis pekerjaan yang baru," kata Nadiem.

Kemendikbudristek, kata Nadiem, telah melakukan terobosan melalui kebijakan Merdeka Belajar. Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi bagi keterserapan lulusan perguruan tinggi.

"Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka menggaris bawahi peserta didik untuk mengaktualisasi diri sesuai minatnya," pungkas Nadiem.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nadiem Ungkap Lulusan Perguruan Tinggi yang Terserap Lapangan Kerja Hanya 10 Persen

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved