PENGAKUAN Prabowo soal Mayjen Purn Glenny Kairupan yang Dipercaya jadi Pengendali PT TMI

Glenny juga sudah berkali-kali membantu saya menyelamatkan hidup saya di medan pertempuran baik dalam dan luar negeri.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
PENGAKUAN Prabowo soal Mayjen Purn Glenny Kairupan yang Dipercaya jadi Pengendali PT TMI. Alutsista TNI. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Mayjen Purn Glenny Kairupan menjadi pengendali di PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) yang terungkap setelah setelah beredar Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024.

Dalam Raperpres tersebut disebutkan rencana modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) membutuhkan dana Rp 1.760 triliun dan bisa menggunakan skema utang asing.

Dan yang disebut-sebut eksekutor atau pengimpor alutsista tersebut adalah PT TMI.

Berdasarkan salinan akta perusahaan yang diterima Kompas.com, PT TMI didirikan sebagai perusahaan swasta nasional pada 14 Agustus 2020.

Perusahaan ini berstatus perseroan tertutup.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat memberi support moral ke putra sulung Kolonel Laut (P) Harry Setiawan di rumah duka, Minggu malam (25/4/2021). Menhan Prabowo memberikan jaminan beasiswa untuk anak awak KRI Nanggala 402 hingga kuliah.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat memberi support moral ke putra sulung Kolonel Laut (P) Harry Setiawan di rumah duka, Minggu malam (25/4/2021). Menhan Prabowo memberikan jaminan beasiswa untuk anak awak KRI Nanggala 402 hingga kuliah. (IST)

Berdasarkan salinan akta tersebut disebutkan terdapat tiga direktur dan seorang komisaris PT TMI dengan status tidak memiliki saham.

Mereka adalah Prasetyo Hadi (komisaris), Satrio Dimas Aditya, Tony Setya Boedi Hoesodo, dan Wicaksono Aji.

Sedangkan pengurus dan pemilik saham adalah Glenny H Kairupan sebagai komisaris utama, Harsusanto sebagai direktur utama, Judi Magio Yusuf sebagai komisaris, Mundasir sebagai direktur, dan Nugroho Widyotomo sebagai komisaris.

Dikutip dari Kompas.id, Glenny dan Magio adalah teman seangkatan Prabowo di Akademi Militer yang juga aktif di Partai Gerindra.

Harsusanto adalah mantan pimpinan PT PAL.

Sedangkan Nugroho adalah lulusan Akmil 1983 dan Mundasir lulusan Akmil 88A.

Prabowo dan Glenny
Prabowo dan Glenny (elahan.com)

Dalam akta tersebut juga disebutkan, berdirinya industri ini bertujuan sebagai industri pengolahan, industri pesawat terbang dan perlengkapannya, reparasi pemasangan mesin dan peralatan hingga reparasi produk logam pabrikasi, mesin, dan peralatan.

Kemudian instalasi sistem kelistrikan, air (pipa) dan instalasi konstruksi lainnya, komunikasi jaringan irigasi, komunikasi dan limbah, hingga kontruksi telekomunikasi navigasi udara.

Perusahaan ini sendiri berdiri dengan modal yang disetorkan senilai Rp 50 miliar dengan jumlah 50.000 lembar. Harga per lembar sahamnya Rp 1.000.000.

Diketahui, 10 dari total 50.000 lembar saham dipegang Primer Koperasi Pegawai Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP).

Sedangkan sisanya sebanyak 49.990 lembar saham dikuasai YKPP.

Corporate Secretary PT TMI, Wicaksono Aji menjelaskan PT TMI dibentuk oleh Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan.

Dulunya adalah Yayasan Kesejahterahaan Pendidikan dan Perumahan di bawah Kemenhan.

PT TMI, kata dia, adalah wadah dari para ahli alutista berteknologi canggih, ahli elektronika, dan teknokrat anak bangsa yang mempelajari dan alih teknologi (ToT) dalam proses pencarian alutsista terbaik.

"Peran PT TMI adalah menganalisa dan memberi masukan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, baik itu pemerintah, pendidikan ataupun swasta dalam hal ToT," kata Aji.

Ia menegaskan bahwa tidak ada satu kontrak pun dari Kemenhan ke PT TMI.

"PT TMI tidak ditugaskan untuk pembelian atau pengadaan oleh Kementerian Pertahanan," ujarnya dalam rilis yang dibagikan ke media.

PENJELASAN GERINDRA

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan bahwa tiga dari empat orang komisaris PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) merupakan kader Partai Gerindra.

Sementara itu, satu orang di antaranya yaitu Prasetyo Hadi sudah mengundurkan diri sejak dilakukan penggantian antar waktu (PAW) anggota DPR pada 6 bulan yang lalu.

"Pertama saya konfirmasi yang namanya Prasetyo Hadi sudah mengundurkan diri sejak PAW jadi anggota DPR, mengundurkan diri sejak 6 bulan lalu," kata Dasco saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/6/2021).

Untuk ketiga orang lainnya yaitu Glenny Kairupan, Yudi Magio Yusuf, dan Angga Raka Prabowo masih merupakan kader Gerindra.

Menurut dia, tiga kader Gerindra dan satu mantan kader itu merupakan komisaris PT TMI.

Dasco juga menegaskan PT TMI berada di bawah yayasan Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang artinya bersifat swasta.

"PT TMI itu berada di bawah yayasan Kemhan. Dan artinya bukan kepunyaan Kemhan secara langsung. Karena yayasan, itu sifatnya sudah swasta," ujarnya.

Oleh karena sifat PT TMI yang merupakan perusahaan swasta, lanjut Dasco, maka wajar apabila berisi kader-kader Gerindra.

"Maka tidak ada salahnya kemudian ada Pak Glenny, ada Pak Yudi dan Pak Angga Raka yang memang masih pengurus Gerindra," tambah dia.

Nama Direktur Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) ini kemungkinan akan diangkat sebagai Menteri Perhubungan sebab di masa lalu, Glenny merupakan pilot Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad).

Sosok Glenny Kairupan 

Dilansir dari pelbagai sumber, Glenny Kairupan lahir di Manado tapi besar di Jakarta.

Pria kelahiran 11 Februari 1949 memilih untuk menjadi tentara di Akabri Angkatan 1979 satu angkatan dengan Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ryamizard Ryacudu.

Glenny Kairupan merupakan penerbang TNI Angkatan Darat setelah menjalani pelatihan di Curug.

Glenny Kairupan mendapatkan Commercial Pilot License (CPL) dan Private Pilot License (PPL).

Glenny Kairupan pernah menjadi Danden Intel Kostrad dan Assintel Divisi 1 Kostrad.

Dia waktu itu menjabat Wakil Komandan Korem (Wadanrem) di Timor Timur serta Komandam Korem (Danrem) di Salatiga tahun 1995-1996.

Saat Glenny Kairupan menyandang pangkat Brigadir Jenderal tahun 1999, dia kembali ke Timor Timur menjadi anggota Tim Penasehat Keamanan.

Glenny Kairupan pernah diperiksa Komisi Penyelidik Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terkait pelanggaran Ham di Timtim ketika bertugas. 

Selain sebagai petinggi Partai Gerindra, Glenny Kairupan sempat maju di Pilkada Sulut pada 2015.

Saat itu Glenny Kairupan berpasangan dengan Maya Rumantir mencalonkan diri menjadi Gubernur Sulawesi Utara yang didukung oleh Prabowo dan Gerindra serta Demokrat.

Ketika pulang kampung ke Tanah Minahasa, Sulawesi Utara berkampanye untuk pasangan Maya Rumantir  - Glenny Kairupan, Prabowo mengungkap pengalamannya kala berada di medan perang.

Mayjen Glenny Kairupan bersama Cagub Maya Rumantir pada Pilkada Sulut 2015
Mayjen Glenny Kairupan bersama Cagub Maya Rumantir pada Pilkada Sulut 2015 (tribun manado)

Prabowo menyebut Glenny Kairupan berkali-kali menyelamatkan nyawanya.

"Saya meminta kepada sahabat seperjuangan saya Glenny Kairupan untuk mendampingi Ibu Maya Rumantir. Pak Glenny adalah salah satu putra terbaik bangsa, dia orang yang jujur dan bersih tidak pernah melakukan korupsi, dan juga saya sangat tahu jiwa nasionalisnya tidak diragukan lagi," kata Prabowo di depan massa kampanye, 28 November 2015.

Prabowo mengaku kenal persis siapa Glenny Kairupan.

"Sebagai prajurit, dia telah berjuang ratusan kali dalam pertempuran untuk bangsa ini. Berjuang bersama saya lebih dari 40 tahun. Bahkan saya sudah melihat Glenny siap dan rela mengorbankan jiwa raga untuk bangsa ini. Glenny juga sudah berkali-kali membantu saya menyelamatkan hidup saya di medan pertempuran baik dalam dan luar negeri. Karena itu saya yang meminta Glenny untuk pulang kampung menjadi Wakil Gubernur untuk membangun daerah Sulut, kampung halaman ibu saya, Dora Sigar," ujarnya.

"Saya mencintai kampung halaman ibu saya karena saya lahir dari rahim putri Minahasa. Jadi di darah saya mengalir darah Minahasa. Berarti Sulut adalah kampung halaman saya juga. Di Hambalang, di tempat saya tinggal, 95 persen adalah orang Minahasa yang membantu saya dalam mengurus semua di sana," katanya.

Artikel ini dikompilasi dari TribunManado.co.id dengan judul Prabowo Ngaku Berkali-kali Hidupnya Diselamatkan Pria Ini, dari Kompas.com dengan judul "Gerindra Benarkan 3 dari 4 Empat Komisaris PT TMI adalah Kader Partai", "Profil PT TMI: Dikaitkan dengan Pengadaan Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun, Direkturnya Teman Seangkatan Prabowo"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved