Breaking News:

Penjual Tahu Tewas Ditabrak KA Putri Deli, Warga Desa Binjai Serbangan Minta KAI Sedia Palang

"Awalnya saya mendengar ada suara besar, pertama dikira nabrak kerikil. Setelah keluar, saya lihat rupanya orang yang ditabrak," ujar Rosliana.

Wikipedia
Kereta Api Puteri Deli 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Seorang Pria yang bekerja sebagai tukang tahu tewas ditabrak Kereta Api Putri Deli rute Tanjungbalai-Medan di Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Kamis (3/6/2021) siang.

Warga setempat, Rosliana Panjaitan mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. 

"Awalnya saya mendengar ada suara besar, pertama dikira nabrak kerikil. Setelah keluar, saya lihat rupanya orang yang ditabrak," ujarnya 

Menurutnya, korban datang dari arah Kecamatan Air Joman hendak menyeberang ke arah Kecamatan Sei Kama. Korban tersambar kereta api di bagian belakang sepeda motornya. 

"Terseret hingga 20 meteran," jelasnya. 

Rosliana mengaku sering melihat korban berjualan tahu di daerahnya. 

"Orang Sei Kama. Tapi identitas pastinya saya enggak tahu. Usia di perkirakan umur 30 tahun," ujarnya. 

Baca juga: Warga Asahan Mendadak Viral di TikTok: Saya Syok dan Sampai Tidak Bisa Tidur

Warga lain, Reza, mengatakan sudah sering terjadi kecelakaan di sekitar perlintasan kereta itu. 

Menurutnya, tidak ada perangkat keselamatan seperti palang kereta di perlintasan tersebut. 

"Yang jalan di sini bukan cuma sepeda motor. Mobil dan truk juga melintasi jalan ini," ujarnya. 

Ia berharap PT KAI egera membangun palang pintu serta pos penjagaan untuk mengantisipasi kecelakaan. 

"Di sini banyak pengendara yang melintas. Ini jalan penghubung dua kecamatan," pungkasnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved