Breaking News:

Polisi Masih Beri Polis line Kapal Ihan Batak, Polda Sumut: Untuk Saat Ini Tidak Beroperasi

Sejauh ini Polda Sumut dan polres Samosir telah melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda, ABK dan beberapa saksi lainnya.

TRIBUN MEDAN/ ALIJA
Penampakan KMP Ihan Batak Belawan setelah raampdoor depan jeblos dan menjatuhkan minibus di dermaga Ambarita 

Baca juga: Pelatih PSMS Jagokan Tim Peringkat 1 FIFA Berjaya di Euro 2020

"Yang masuk mobil Avanza BK 1421 QP. Saat itu angin bertiup kencang dan menggeser kapal sehingga kapal bergeser dan menyebabkan Rampdoor kapal Ihan Batak tersebut terputus," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, melihat kejadian tersebut warga setempat langsung berusaha membantu dan melaporkan kepada petugas.

"Kami berusaha membantu dengan cara mengikat mobil dengan tali agar tidak terus masuk ke dalam.

Ada penumpang di dalam mobil. Kalau saya lihat ada tiga penumpang uang keluar dan satu orang tidak dapat keluar hingga membuatnya tenggelam sekitar 15 menit. Korban itu meninggal dunia," ucapnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan adapun data para korban yakni Hj Farida (72), Hj Zulkarnain Tanjung (76), Desy Marizdayani (32) meninggal dunia, ketiganya warga warga Jalan Gunung Martimbang III, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.

Dan Neiny Safrina (33) warga Jalan Padang Sidempuan nomor 1, Pematang Siantar.

Baca juga: Disdik Sumut Siapkan PPDB Tingkat SMA/SMK, Gubernur : Belajar Tatap Muka Tergantung Situasi

Dari amatan www.tribun-medan.com, dalam video amatir yang dihimpun, terlihat warga berupaya membantu proses evakuasi.

Dua mobil terlihat hendak masuk ke danau Toba.

Di mana satu mobil berada di dekat dermaga dan satu mobil berwarna putih di dalam kapal dengan posisi hendak masuk ke danau.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved