Polemik Pegawai KPK Dipecat

REAKSI Firli Bahuri Datangi Komnas HAM? Akhirnya Firli Respons Tuduhan Novel Baswdan dkk

Firli menanggapi Komnas HAM. Ketua KPK mengakui, dirinya tidak mengetahui apa yang akan menjadi bahan pertanyaan dari Komnas HAM.

Editor: Salomo Tarigan
Kolase Kompas
Ketua KPK Firli Bahuri dan Penyidik KPK Novel Baswedan 

* Firli Bahuri menjawab terkait heboh Soal Polemik TWK dan pimpinan KPK dilaporkan ke Komnas HAM

* Ketua KPK Firli mengatakan terkait mekanisme KPK tanggung renteng

* Novel Baswedan membeberkan kalau Ketua KPK Firli Bahuri pernah membuat daftar nama-nama pegawai KPK yang diwaspadai.

TRIBUN-MEDAN.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI (Komnas HAM) agendakan untuk memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta lembaga terkait, menyoal polemik dari penyelenggaraan tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status pegawai KPK menjadi ASN.

Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum tahu apakah akan menghadiri agenda tersebut.

"Yang mengatakan begitu (hadiri pemanggilan Komnas HAM) siapa? Saya belum ngomong itu loh," kata Firli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: BERITA FIRLI BAHURI Hari Ini, Ketua KPK Firli Dilaporkan ke Bareskrim Polri Dugaan Kasus Gratifikasi

Firli mengakui, dirinya tidak mengetahui apa yang akan menjadi bahan pertanyaan dari Komnas HAM.

Terkait kepastian menghadiri pemanggilan Komnas HAM tersebut akan, Firli menyinggung mekanisme kerja pimpinan KPK.

"Sehingga apapun yang kita lakukan harus diputuskan bersama dan harus bertanggung jawab bersama secara tanggung renteng. Saya kira itu," pungkasnya.Firli Bahuri membantah dirinya membuat list atau daftar 75 pegawai KPK untuk tidak diluluskan dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).

Firli menegaskan tidak ada kepentingan terkait ketidaklulusan 75 pegawai KPK.

"Apa kepentingan saya membuat list orang?," kata Firli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021).

STATUS AKP Robin di Polri Setelah Terlibat Suap Rp 1,6 M Tanjungbalai hingga Dipecat Dewas KPK

Firli mengatakan, 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK tak ada kaitan dengan dirinya.

Dia kembali menegaskan, tidak ada kepentingan untuk tak meluluskan ke-75 pegawai KPK.

"Enggak ada kaitannya, orang lulus itu karena dia sendiri," ujarnya.

Firli kembali membantah bahwa tuduhan yang beredar itu tidak benar.

Dia menyebut, semua pimpinan KPK hingga pegawai KPK memiliki hak yang sama untuk ikut seleksi tes wawasan kebangsaan.

"Ya silakan informasi Anda, tetapi seluruh pimpinan KPK, pegawai KPK memiliki hak yang sama untuk ikuti tes seleksi wawasan kebangsaan, hasilnya seperti itu. Oke," ucapnya.

Sebelumnya, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membeberkan kalau Ketua KPK Firli Bahuri pernah membuat daftar nama-nama pegawai KPK yang diwaspadai.

Novel menegaskan kalau kejadian pembuatan daftar nama itu dilakukan Firli saat dirinya baru saja menjabat sebagai ketua KPK.

Adapun pernyataan itu dikatakan Novel saat duduk sebagai bintang tamu dalam tayangan Mata Najwa episode 'KPK Riwayatmu Kini' dari channel YouTube Narasi.

Dalam penjelasannya, Novel mengaku kalau dirinya mendapat bocoran dari beberapa pimpinan KPK yang lain terkait list nama para pegawai lembaga antirasuah itu.

"Bahwa katanya (anggota pimpinan KPK) Ketua KPK pernah menunjukkan nama-nama, atau bahkan memberikan daftar nama-nama yang dari nama-nama itu dianggap ada orang-orang yang harus diwaspadai," kata Novel dalam tayangan itu dikutip pada Sabtu (29/5/2021).

Diketahui ada 75 pegawai KPK yang tak lolos asesmen TWK sebagai syarat alih status jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari 75 pegawai tak lolos TWK, berdasarkan rapat yang digelar pimpinan KPK bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), kemudian hanya 24 yang masih bisa dibina dengan pendidikan kedinasan.

Sementara 51 sisanya tidak bisa lagi bekerja di KPK

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut, penilaian asesor terhadap 51 pegawai tersebut merah dan tidak mungkin dibina.

“Yang 51 orang, ini kembali lagi dari asesor, ini sudah warnanya dia bilang, sudah merah dan ya, tidak memungkinkan untuk dilakukan pembinaan,” kata Alexander dalam konferensi pers di kantor BKN RI, Jakarta Timur, Selasa (25/5/2021).

BERITA FIRLI BAHURI Hari Ini, Ketua KPK Firli Dilaporkan ke Bareskrim Polri Dugaan Kasus Gratifikasi

BERITA HARUN MASIKU - KPK Buru DPO Harun Masiku Setelah Raja OTT yang Disingkirkan Berkoar

(TRIBUNnews.com/Chaerul Umam

REAKSI Firli Bahuri Datangi Komnas HAM? Akhirnya Firli Respons Tuduhan Novel Baswdan dkk

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved