Breaking News:

Angin Kencang Rusak 22 Rumah di Percut Sei Tuan, Warga Luka-Luka

Hujan deras disertai angin kencang merusak 22 unit rumah di dua desa di Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (4/6/2021).

TRIBUN MEDAN/HO
Warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, luka-luka karena tertimpa bahan bangunan yang runtuh akibat angin puting beliung, Jumat (4/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fredy Santoso

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hujan deras disertai angin kencang merusak 22 unit rumah di dua desa di Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (4/6/2021).

Akibatnya sebanyak delapan rumah warga rusak parah. Sementara 14 lainnya rusak sedang.

Camat Percut Seituan Ismail mengatakan kejadian itu terjadi pada pukul 16:00 WIB. Ia menyebutkan saat itu hujan benar-benar deras dan disertai angin.

Dua desa yang diterjang angin puting beliung yakni, Desa Sambirejo (17 rumah) dan Desa Sei Rotan (5 rumah).

"Bangunan tidak ada rubuh. Namun ada beberapa tembok yang mengalami kerusakan. Tidak rubuh habis. Hanya rusak. Sambirejo Timur 17, Sei Rotan ada 5. 22 rumah dalam satu kecamatan," kata Camat Percut Sei Tuan, Ismail saat dihubungi pada Jumat (4/6/2021) malam.

Ismail menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua orang warga mengalami luka-luka akibat terkena material yang jatuh.

Namun saat ini korban sudah mendapatkan perawatan medis dari puskesmas kecamatan yang langsung meninjau dan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Korban jiwa enggak ada. Cuma luka ringan terkena material bangunan. Itupun sudah ditangani tadi oleh pihak puskesmas. Dua orang luka-luka," ucapnya.

Adapun warga yang rumahnya mengalami rusak parah, Ismail menuturkan sudah membawa warga untuk mengungsi sementara ke rumah sanak saudara terdekat. Sementara untuk warga yang rumahnya rusak sedang beberapa rumah sudah diperbaiki secara gotong royong oleh pihak Kecamatan dan Desa setempat.

Sampai saat ini ppetugasmasih melakukan proses distribusi bantuan berupa sembako dan makan malam kepada warga yang rumahnya terkena musibah.

"Cuma kita suruh tinggal sementara dirumah saudaranya saja di rumah keluarga terdekat. Untuk sekarang sudah kami distribusikan bantuan sembako dan makan malam untuk mereka," ucap Ismail.

(cr25/ tribun-medan.com)

Penulis: Fredy Santoso
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved