Breaking News:

Masyarakat Adat Natumingka Desak Pemkab Turunkan Tim Verifikasi Identifikasi, Ini Jawab Bupati Toba

Tulang-belulang nenek moyang mereka yang berada di kawasan sengketa terlihat jelas setelah alat berat PT TPL turun ke lapangan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN / HO
Jusman Simanjuntak, besan jauh Menteri Luhut Panjaitan, turut menjadi korban kekerasan karyawan PT Toba Pulp Lestari (TPL) saat terjadi bentrok versus masyarakat adat Natumingka di Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Selasa (18/5/2021). 

Namun, pihak KPH IV tidak menanggapi mereka secara serius.

Sehingga, ia berharap agar pemerintah Kabupaten Toba serius menanggapi dan merespon tuntutan mereka.

“Kami tidak pernah negoisasi dengan pihak kehutanan dan kami tidak pernah mau kawasan kami ini ditanami eukaliptus,” sambungnya.

Dengan lantang, pihaknya menyampaikan tuntutan agar pihak Pemkab Toba benar-benar menepati janjinya. Mereka mengaku kecewa dengan kepemimpinan bupati sebelumnya dalam pelaksanaan identifikasi dan verifikasi.

“Bupati Toba telah mengeluarkan Perda Nomor 1 Tahun 2020, selanjutnya panitia verifikasi dan identifikasi yang terbentuk hingga Desemeber 2020, panitia verifikasi tidak melakukan verifikasi di wilayah tanah adat,” sambungnya.

Bahkan sebelum tahun 2020 berakhir, masyarakat adat bersama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba telah bertemu di Kantor Camat Borbor untuk memperbincangkan soal tanah adat.

Kala itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup Toba merespons bahwa dana untuk proses idenitifikasi dan verifikasi telah dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Pada Oktober 2020, ada pertemuan di Kecamatan Borbor yang dihadiri oleh Pak Camat dan masyarakat adat dari beberapa wilayah, Lindup, dan petugas dari AMAN. Pada waktu itu, ada pernyataan dari Lindup yang mengatakan bahwa sebenarnya panitia verifikasi bukannya tidak mau bekerja, tapi dana untuk verifikasi yang Rp 300 juta sudah dialihkan untuk menangani Covid-19,” sambungnya.

“Masyarakat dapat menerima keadaan tersebut dengan harapan untuk tahun 2021 bisa segera terlaksana. Kita berharap kepada pihak pemerintah kabupaten Toba agar tanah ulayat masyarakat Natumikka harus kembali ke masyarakat,” katanya.

Bupati Toba Poltak Sitorus Janji Terjunkan Tim Identifikasi dan Verifikasi ke Desa Natumingka

Setelah bertutur dan bermusyawarah dengan masyarakat adat Desa Natumikka, Bupati Toba Poltak Sitorus akan menurunkan Tim Identifikasi dan Verifikasi ke Desa Natumingka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved