Breaking News:

Tanjungmorawa Tertinggi Kematian Pasien Covid, Camat Ingatkan Pemerintah Desa

Sebanyak 50 orang warga yang tinggal di Kecamatan Tanjungmorawa meninggal dunia akibat Covid-19 sepanjang tahun 2021 (sampai 3 Juni). 

TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Rapat koordinasi penanganan dan penanggulangan virus Covid-19 di Kantor Camat Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Sebanyak 50 orang warga yang tinggal di Kecamatan Tanjungmorawa meninggal dunia akibat Covid-19 sepanjang tahun 2021 (sampai 3 Juni). 

Catatan ini menjadikan Tanjungmorawa sebagai kecamatan dengan kasus kematian pasien Covid-19 tertinggi di Deliserdang. Sementara itu, yang terkonfirmasi Covid-19 dari Kecamatan Tanjung Morawa berjumlah 759 orang, yang sembuh 619 orang, meninggal dunia 50 orang, dan kasus aktif 90 orang.

Tentu dengan adanya data yang seperti ini,  menjadi perhatian khusus bagi muspika Kecamatan Tanjung Morawa untuk bagaimana sesegera mungkin, mengatasi permasalah Covid-19 di kecamatan tersebut.

Camat Tanjungmorawa Marianto Irawadi mengatakan, muspika kecamatan berupaya untuk memutus penyebaran Covid-19.

"Pembahasan hari ini adalah bagaimana tahap pencegahan dan penanggulangan yang selama ini telah kita lakukan. Cara pelaporan administrasinya yang terpapar positif, berapa yang meninggal, berapa yang sembuh dan bagaimana cara penanggulangannya," ucap Marianto, pada saat rapat koordinasi penanganan dan penanggulangan virus Covid-19 di Kantor Camat Tanjungmorawa, Jumat (4/6/2021).

Lanjut Marianto, apabila ada warganya yang melakukan hajatan di desa masing-masing diharapkan pemerintahan desa hadir untuk pengawasan protokol kesehatan dan waktunya juga harus dibatasi.

"Ditetapkan waktu apabila ada pesta selesai harus pada pukul 21.00 WIB, dan harus dilakukan tindakan-tindakan pencegahan apabila melebihi waktu yang ditetapkan. Begitu juga dengan pelaku usaha, harus mengikuti peraturan gubernur dan bupati," ujar Marianto.

"Hal-hal yang menyangkut ketertiban dan keamanan masyarakat adalah tanggung jawab kita dan kita harus tegas sebagai pemerintahan kecamatan dan desa. Semuanya itu butuh niat dan keseriuasan untuk pencegahan dan penanggulangan virus covid 19 agar Kecamatan Tanjungmorawa lepas dari virus covid 19," sambungnya.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan, kepada pemerintahan desa atau kelurahan agar setiap hari melaporkan kegiatan PPKM Mikro di desanya masing masing. 

"Semuanya ini perintah dari pusat untuk melaksanakan PPKM Mikro di seluruh desa/kelurahan penanggulangan virus covid 19 ini bisa kita tanggulangi apabila ada kerjasama antara kita semua dan dimohon kerja samanya," ujar AKP Sawangin. (cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved