Breaking News:

Wisatawan Dipungli di Karo

WISATAWAN Ketakutan Ngaku Dikeroyok dan Pungli di Air Panas Doulu, Kadis Pariwisata Karo Buka Suara

Kali ini wisatawan mendapat perlakuan kasar yang bahkan mengancam keselamatan jiwa mereka oleh petugas di sana.

Tribun Medan
Penganiayaan kepada wisatawan di Pemandian Air Panas Desa Dolu. (Tribun Medan) 

Pengunjung Nyaris Dikeroyok di Dolulu, Kepala Dinas Pariwisata Karo Dorong Polisi Tertibkan Preman

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo, Munarta Ginting, mendorong kepolisian menertibkan preman yang mengganggu kenyamanan pengunjung.

Sebagaimana, baru-baru ini Cecilia dan keluarganya nyaris dikeroyok di dalam mobil saat berwisata ke Pemandian Air Panas.

"Pemandian Wisata Doulu bukan dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karo. Tapi, sebaiknya, ranah yang seperti ini sudah baiknya ditangani kepolisian,"ujar Munarta Ginting dihubungi Tribun Medan, Jumat (4/6/2021).

Menurut Munarta, untuk Pemandian Air Panas Doulu, tidak ada pengutipan retribusi dari pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Karo.

Setahu Munarta, pengelola mengeluarkan tiket atas nama Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Doulu.

Munarta sendiri membenarkan kejadian yang terulang belakangan sudah mencoreng nama baik Pariwisata Kabupaten Karo.

Oleh karenanya, Munarta, mengaku mendorong Polres Karo menertibkan hal-hal tersebut.

"Justru ini mencoreng, jagan-jangan kita khawatirkan juga nanti selalu ada pungutan-pungutan yang sifatnya ilegal. Jadi, bisa saja sebaiknya teman-teman dari kepolisian melakukan pengawasan dan penindakan bahkan Saber Pungi juga harus bisa diturunkan," ucap Munarta.

Sebagaimana, setelah tragedi Pungutan Liar (pungli) berujung penganiayaan terhadap wisatawan berusia 63 tahun terjadi, kini peristiwa serupa berulang lagi. Sebelumnya di lokasi wisata Lau Kawar Desa Kuta Gunung, Kecamatan Naman Tran, Kabupaten Karo, dan kini di Pemandian Air Panas Desa Dolu.

Halaman
1234
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved