Breaking News:

Gimana Nih, Bupati Langkat Perpanjang Penutupan Objek Wisata

Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin memperpanjang penutupan lokasi wisata di wilayahnya karena alasan pandemi Covid-19

Penulis: Satia
Editor: Array A Argus
Dok. Humas Pemkab Langkat
Bupati Langkat Terbit Rencana PA saat melantik 16 pejabat eselon II, III dan IV Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat di ruang pola kantor Bupati Langkat, Jumat (30/4/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM,STABAT--Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin memperpanjang penutupan ojek wisata dan tempat hiburan dari 1 Juni hingga 1 Juli 2021 mendatang. 

Penutupan ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran wabah pandemi Covid-19 di Kabupaten Langkat

"Intruksi dari Bupati Langkat selama kurang lebih satu bulan objek wisata dan tempat hiburan harus ditutup," kata Kadis Budpar Langkat Nur Elly Heriani Rambe, Sabtu (5/6/2021). 

Baca juga: 122 Pegawai P3K Tak Gajian, Bupati Langkat Terbit Rencana Murka Kepada Bawahan

Dia mengatakan, Surat Edaran (SE) Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin Nomor 430-1024/DisParBud-LKT/2021 itu sudah dikirim kepada seluruh camat di Kabupaten Langkat.

Selain itu, surat juga ditembuskan pada pelaku usaha, penanggungjawab industri pariwisata, serta pengusaha tempat hiburan. 

Terpisah, Kadis Kominfo Kabupaten Langkat Syahmadi mengatakan SE Bupati Langkat itu merujuk pada instruksi Gebernur Sumatera Utara No:188.54/14/INST/2021, tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro) dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19  di tingkat desa dan kelurahan dalam pengendalian penyebaran Covid-19. 

Baca juga: Bupati Terbit Rencana Lantik Herman Sukendar Harahap Jadi Direktur PDAM Tirta Wampu Langkat

Kemudian, SE Bupati Langkat itu juga sejalan dengan SE Nomor 440-991/BPBD/2021 tentang PPKM Mikro.

Adapun rincian SE tersebut berisi delapan poin.

Pertama, pembatasan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB terhadap pusat pembelanjaan, supermarket, swalayan dengan pembatasan jumlah pengunjung/pembeli hingga 50 persen.

Kedua, peniadaan kegiatan pertemuan, konvensi dan pameran terhadap hotel dan balai pertemuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved