Breaking News:

Setelah Kasus Alat Swab Bekas Kimia Farma, Kini Bandara Kualanamu Lakukan Uji Coba GeNose C-19

Bandara Kuanalanamu International Airport (KNIA) mulai melakukan uji coba GeNose C-19 bagi penumpang

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Calon penumpang kereta api meniupkan nafas ke kantong plastik saat mengikuti tes di Stasiun Kereta Api, Medan, Sabtu (22/5/2021). Stasiun Kereta Api Medan perdana menggunakan GeNose C19 untuk tes Covid-19 bagi para calon penumpang jarak jauh, hasil tes tersebut kemudian menjadi dokumen syarat perjalanan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,KUALANAMU--Setelah kemunculan kasus penggunaan alat swab bekas di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) yang melibatkan oknum Kimia Farma Lab, kini pihak bandara membenahi pemeriksaan Covid-19. 

PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara KNIA menjalin kerja sama dengan Kimia Farma Lab melakukan uji coba GeNose C-19 untuk tes Covid-19 mulai hari ini, Sabtu (5/6/2021).

Uji coba akan dilangsungkan pukul 14.00 WIB di Atrium lantai 1.

Baca juga: AKHIRNYA Erick Thohir Pecat Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika Gara-gara Antigen Bekas Kualanamu

Menurut PT Angkasa Pura II selaku penyelenggara, tujuan utama uji coba Genose C-19 ini untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas dan proses pelaksanaan dalam implementasi GeNose C-19 sebagai alat tes Covid-19 bagi calon penumpang pesawat.  

Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara KNIA Heriyanto Wibowo mengatakan, pada tahap uji coba GeNose C-19 ini pihaknya cuma sekadar melakukan simulasi.

Adapun yang menjadi objek uji coba GeNose C-19 ini tak lain pekerja bandara.

100 orang pekerja bandara akan melakukan pemeriksaan awal.  

"Dari uji coba inilah nantinya diketahui sejumlah masukan untuk melakukan persiapan penggunaan GeNose C-19 bagi calon penumpang pesawat," kata Heriyanto, Sabtu.

Baca juga: Rumah Mewah Bisnis Manager Kimia Farma Tersangka Kasus Daur Ulang Antigen Disita Polisi

Dia mengatakan, adapun alur tes GeNose C-19 bagi penumpang akan dimulai melalui proses registrasi dan memesan/booking tes di aplikasi Farmalab. 

Kemudian, calon penumpang akan mengambil nomor antrean dan menuju ruang tunggu tes, melakukan tes, kemudian menunggu hasil tes di ruang tunggu yang telah disediakan. 

Rangkaian tersebut berdurasi sekitar 10 menit, dari pertama kali mengunduh aplikasi Farmalab hingga hasil tes keluar. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved