Breaking News:

D Habisi Nyawa Adik Perempuannya Pakai Cangkul di Depan Ibu Kandung, Polisi Lakukan Ini

Di mana aksi pelaku berinisial D (31) mencangkul kepala A (27) dilakukan di depan ibu kandung mereka.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun Medan
Kapolsek Percut Sei Tuan 

"Ada tujuh orang tersangka yang telah diamankan terkait kasus begal di Helvetia," kata Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan

Ia menjelaskan pelaku utama berinisial ALT (40) yang rupanya merupakan residivis pelaku kasus pencurian dengan kekerkasan.

Sementara enam lainnya merupakan anggota jaringan penadah hasil curian yang beroperasi di Medan, Binjai, dan Aceh. 

Tatan mengatakan, ALT ditembak kedua kakinya karena melakukan perlawanan dan membahayakan anggota kepolisian yang ada di lapangan. 

Diketahui ALT merupakan warga yang bermukim di Jalan Pembangunan, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. 

Setelah ALT berhasil ditangkap.

Baca juga: Begal Sadis di Helvetia Ternyata Cari Mangsa Sejak Subuh

Petugas polisi menggiring begal yang beraksi di Jalan Kapten Sumarsono Helvetia, saat pemaparan kasus di Polrestabes Medan, Rabu (26/5/2021).
Petugas polisi menggiring begal yang beraksi di Jalan Kapten Sumarsono Helvetia, saat pemaparan kasus di Polrestabes Medan, Rabu (26/5/2021). (TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY)

Kepolisian melakukan pengembangan kasus dan mendapatkan pelaku utama berjejaring dengan enam orang lainnya sebagai penadah berinisial, NS dari Medan Helvetia (31), RBC dari Desa Helvetia (29), MB dari Desa Puji Mulio Sunggal (47), MF dari Langkat (51), MS dari Binjai (35), dan PM dari Aceh Tenggara (40). 

Dia mengungkapkan setelah melakukan pencurian dengan kekerasan, ALT langsung menjual barang curian ke penadah pertama (NS) dan kemudian berlanjut sampai ke Aceh. 

"Dan seluruh pelaku 480 itu menikmati hasil dari kejahatan tersebut. Barang bukti di TKP dan dari Aceh juga sudah disita. Seperti pisau, sandal, dan sepeda motor yang disita dari Aceh kemarin," ujarnya. 

Ada pun pasal yang dipersangkakan, pasal 365 ayat (2) ke 4e Jo dan untuk penadah pasal 480 ayat (1) KUHP. Rencana tindak lanjut akan mengirim berkas perkara ke JPU. 

(mft/cr8/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved