Breaking News:

PSMS Medan

Manajemen PSMS tak Setuju Pembagian Grup Liga 2

Manajemen PSMS Medan tidak sepakat dengan adanya wacana pembagian empat grup dalam pelaksanaan Liga 2 mendatang

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ARDIYANSYAH
Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja saat ditemui di Stadion Kebun Bunga, Medan, Rabu (24/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Manajemen PSMS Medan mengutarakan ketidaksetujuannya terkait pembagian grup dalam pelaksanaan Liga 2 mendatang.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan Julius Raja alias King, adanya wacana pembagian empat grup itu akan berdampak pada kontrak pemain.

Sebab, kata King, kontrak pemain itu berakhir pada Desember 2021.

Baca juga: Manajemen PSMS Medan Berharap Liga Dua Bergulir Habis Pilkada

"Satu grup ini kan enam klub. Tim yang tidak lolos penyisihan inilah yang keberatan, karena mereka melakukan kontrak dengan pemain sampai Desember atau akhir tahun. Sementara September sudah berakhir," kata King, Minggu (6/6/2021).

Dia mengatakan, klub yang tidak lolos akan rugi.

Kemudian, lanjut King, urutan paling bawah dari masing-masing grup apabila dibagi menjadi empat grup, berarti ada empat klub yang masuk degradasi.

Baca juga: PSMS Medan Mau Jadi Tuan Rumah Liga 2, Stadion Teladan Bagaimana? Wali Kota Bobby Mulai Urusi

"Sedangkan tahun ini, cuma tiga degradasi. Inilah yang belum diputuskan. Mereka (PT LIB) hanya melontarkan di managers meeting kemarin," ujarnya.

Maka dari itu, 80 persen peserta liga dua tidak setuju dan berharap meeting dengan tatap muka agar bisa diputuskan dan jangan hanya sebatas wacana.(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved