Breaking News:

Kasus Kekerasan di Pesantren

Santri yang Digebuki Senior Diautopsi, Ini Kata Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Medan

Santri berusia 14 tahun yang tewas diduga digebuki kakak senior sempat diautopsi di RS Bhayangkara Tingkat II Medan

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
HO
FWA, santri pesantren yang ada di Kutalimbaru tewas diduga digebuki kakak kelasnya, Minggu (6/6/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Santri yang digebuki senior di Pesantrean Darul Arafah kawasan Kutalimbaru diketahui bernama Furqan Bayu Alfatah.

Setelah Furqan Bayu Alfatah meninggal dunia, korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan untuk diatopsi.

Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Medan AKBP A Ginting mengatakan, bahwa autopsi terhadap Furqan Bayu Alfatah sudah selesai dilakukan pihak rumah sakit.

Namun, A Ginting tidak mau menjelaskan lebih detail apa penyebab korban meninggal dunia.

Baca juga: Geger, Santri Berusia 14 Tahun di Kutalimbaru Tewas Diduga Digebuki Kakak Senior

Apakah karena dicekik, dipukul, atau dihantam ke dinding. 

Namun, A Ginting membenarkan bahwa Furqan Bayu Alfatah tewas diduga dianiaya oleh kakak kelasnya.

"Autopsi dilakukan di ruang jenazah," kata A Ginting.

Sementara itu, petugas rumah sakit yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa jenazah korban tiba di rumah sakit sekira pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Kisah Mahasiswi Yunita Dwi Fitri Lolos dari Cuci Otak Kelompok Radikal berkat Santri Daarut Tauhiid

Jenazah korban dibawa oleh petugas Polsek Kutalimbaru.

Setelah diserahkan ke petugas rumah sakit, autopsi dilakukan lebih kurang tiga jam.

"Sekira pukul 12.00 WIB, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga," kata petugas.

Dari pengamatan petugas, mobil ambulans yang membawa jenazah Furqan Bayu Alfatah menggunakan nomor polisi BL asal Aceh.

Baca juga: Dugaan Penganiayaan, 10 Santri Pesantren Nuur Ar Radhiyaah Dilaporkan ke Polisi

"Serah terimanya dilakukan petugas Polsek Kutalimbaru dengan piahk keluarga," kata petugas tersebut.

Berkaitan dengan kasus ini, Kapolsek Kutalimbaru AKP Hendri Surbakti masih belum mau menjawab.

Hendri Surbakti terkesan menutupi kasus ini.(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved