News Video
Viral Kades di Kudus Pidato Keliling Naik Mobil Pikap Ingatkan Warga Taat Prokes
Viral kepala desa di Kudus melakukan pidato keliling naik mobil Pikap mengingatkan warga agar taat protokol kesehatan (prokes), Sabtu (5/6/2021).
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi
Viral Kades di Kudus Pidato Keliling Naik Mobil Pikap Ingatkan Warga Taat Prokes
TRIBUN-MEDAN.COM - Viral kepala desa di Kudus melakukan pidato keliling naik mobil Pikap mengingatkan warga agar taat protokol kesehatan (prokes), Sabtu (5/6/2021).
Dalam video amatir yang beredar, Kepala Desa Golantepos, Kecamatan Mejobo, Nur Taufik terlihat berteriak lantang dari atas mobil Pikap.
"Anak-anak kita pengin sekolah buk, anak-anak kita pengin sekolah, pengen ngaji buk, pengin smeua. Kita sudah bosan seperti ini buk," teriak Taufik lewat alat pengeras suara di atas mobil Pikap.
"Tapi sampeyan semuanya saya minta untuk pakai masker tidak mau. Dikasih masker kalau berkumpul, jaga jarak tidak mau. Subhanallah, sampeyan menyalahkan negara nutup sekolah, nutup pabrik. Kok salahkan, sampeyan pakai masker tidak mau. Ya Allah Ya Karim," tambahnya.
Taufik menyebut masih banyak warga yang berdempet-dempetan. Seperti lebaran disuruh jangan silahturahim salam-salaman, tapi warga masih tetap salam-salaman.
"Inilah akibatnya. Kami negor kau kena Corona kau salahkan negara. Terus kami harus bagaimana, kami harus bagaimana," katanya.
Lebih lanjut, Taufik menyebut sudah meminta warga agar prokes dijalankan. Tapi fakta di lapangan, semuanya hanya menjadi omong kosong belaka.
"Ketika kau ku minta pakai masker, membuat sesak nafas dadaku. Tapi ketika kau sakit, kau minta tolong pada dokter kami. Ayo buk sadar buk. Anak kita sudah di rumah lama. Anak kita sudah bosan pengin masuk sekolah. Ayo kemana pakai masker, ayo sadar Pak, Pak. Pakai masker, nggih pakai masker. Kalau berjualan jaga jarak buk, kasihan anak kita," urainya.
"Coba lihat anak kita, nanti keluar sudah dapat ijazah, sampeyan disuruh pakai masker tidak mau. Begini lho, kalau pakai masker kalau ada pembagian masker saja. Laa ilaaha illallah, pergi-pergi tidak mau pakai masker, Ya Allah Ya Karim, Astaghfirullah robbal baroya,"pungkasnya.
(mak/tribun-medan.com)