Breaking News:

Abu Vulkanik Sinabung Sampai ke Binjai, Warga Bersin-Bersin

Sebagian Kota Binjai diselimuti abu vulkanik yang berasal dari Gunung Sinabung, Senin (7/6/2021) sejak pukul 4 pagi.

HO
Debu vulkanik gunung Sinabung ternyata sampai juga ke Kota Binjai, Senin (7/6/2021).(HO) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Almazmur Siahaan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagian Kota Binjai diselimuti abu vulkanik yang berasal dari Gunung Sinabung, Senin (7/6/2021) sejak pukul 4 pagi.

Seorang warga yang tinggal di Jalan Nibung I, Pasar 1 Tandem, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Fenny, mengaku melihat banyak abu di sepanjang jalan menuju Pasar Tavip.

Banyaknya abu vulkanik tersebut membuat jalanan kurang terlihat jelas, seperti saat ada kabut.

"Saya dan mama saya ke pajak (pasar) Tavip pukul 4 subuh. Saat itu kami lihat banyak sekali abu seperti kabut," ujar Fenny, Senin (7/6/2021).

Fenny mengatakan, banyak warga yang bersin-bersin karena secara tidak sengaja menghirup abu vulkanik.

Kejadian itu pun sempat membuat takut warga kota Binjai. Karena banyaknya warga yang bersin dan batuk, sehingga disangka terinfeksi Covid-19.

"Saya lihat orang-orang di pajak Tavip itu banyak yang bersin-bersin. Kadang jadi disangka orang karena kena Covid," ujarnya.

Karena kejadian itu, warga yang sebelumnya malas memakai masker akhirnya harus memakai masker jika keluar dari rumah, agar tidak menghirup langsung abu vulkanik.

Dikatakannya, sekitar pukul 7 pagi abu vulkanik perlahan sudah mulai menghilang karena ditiup angin dan datangnya gerimis.

"Sebenarnya pas sudah terang abunya tidak terlihat berterbangan lagi. Tapi jalan sudah putih-putih, sudah banyak abunya di jalan," kata Fenny. (cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved